Dompu, (postkotantb.com) - Hari pertama di bulan suci Ramadan menjadi momen penuh berkah bagi prajurit Denma Brigif TP 31/PS. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, para prajurit melaksanakan panen perdana sayuran di lahan pertanian Denma Brigif TP 31/PS yang selama ini dikelola secara mandiri. 

Kegiatan panen perdana ini turut melibatkan ibu-ibu Puskesmas Cabai serta masyarakat setempat sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci.
Sejak pagi, prajurit bersama warga tampak antusias memanen berbagai jenis sayuran seperti kangkung, sawi, cabai, dan tomat yang selama beberapa bulan terakhir dirawat dengan penuh kedisiplinan. 


Hasil panen perdana ini kemudian dikumpulkan untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama warga di sekitar wilayah Calabai dan sekitarnya.

Kegiatan panen bersama ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan mako Brigif, tetapi juga menunjukkan komitmen prajurit Denma Brigif TP 31/PS untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Di momen Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan, prajurit ingin memastikan bahwa keberkahan dan kebahagiaan dapat dirasakan bersama.


Ibu kapus dan ibu-ibu Puskesmas Cabai menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Menurut mereka, kehadiran prajurit tidak hanya membantu dalam bidang keamanan, tetapi juga mampu menjadi pelopor kemandirian pangan dan kegiatan sosial yang menginspirasi masyarakat.

Kasbrigif TP 31/PS  Letkol Inf Sulistyo Catur Purnomo juga memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit, yang telah bekerja keras mengembangkan lahan pertanian tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pengabdian kepada Bangsa Nagara dan masyarakat." Terangnya pada Kamis, (19/02/2026).


"Dengan semangat berbagi di bulan suci, panen perdana ini menjadi simbol kebersamaan dan wujud nyata kepedulian prajurit Denma Brigif TP 31/PS terhadap warga sekitar. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi semua dan menjadi amal baik di bulan Ramadan." Sulistyo. (red)