Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Kecamatan Lunyuk menjadi momentum penting bagi Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, untuk menyuarakan langsung aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan.
Kegiatan yang digelar di Masjid Nurul Islam, Desa Perung, Kamis (26/02/2026) itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dan ibadah bersama, tetapi juga ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, H. Jarot secara tegas menyoroti kondisi ruas jalan Lenangguar–Lunyuk yang mengalami kerusakan berat.
Jalan tersebut merupakan akses vital penghubung wilayah selatan dan menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian warga yang saat ini tengah memasuki masa panen.
“Ini bukan sekadar soal jalan rusak. Ini menyangkut keselamatan masyarakat dan kelancaran ekonomi rakyat. Dokumentasi foto dan video sudah saya kirim langsung ke Bapak Gubernur NTB agar segera mendapat perhatian dan percepatan penanganan,” tegasnya.
Menurutnya, percepatan perbaikan jalan tersebut menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama petani yang sangat bergantung pada kelancaran akses transportasi.
Bupati juga menegaskan bahwa satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Mohamad Ansori difokuskan pada penguatan fondasi pembangunan daerah. Pembenahan tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta mendorong hadirnya program strategis nasional menjadi prioritas utama.
Di antaranya pengembangan industri unggas terintegrasi, Program Sekolah Rakyat, pembangunan Batalyon TP di Desa Kerekeh, hingga rencana pembangunan Batalyon Marinir di kawasan Samota sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Sumbawa.
Pada kesempatan tersebut, H. Jarot turut menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Nurul Islam sebesar Rp25 juta, puluhan paket Al-Qur’an, serta paket sembako bagi masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Ia pun memohon doa dan dukungan masyarakat Lunyuk agar seluruh ikhtiar pembangunan dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi Tanah Samawa.
“Pembangunan ini kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” pungkasnya. (Jhey)





0Komentar