Lombok Utara, (postkotantb.com) - Semangat literasi menyelimuti SMP Negeri 3 Kayangan pada Selasa, 03 Februari 2026 M yang bertepatan dengan 15 Sya’ban 1447 H. Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Najip, M.Pd, hadir secara langsung untuk membuka secara resmi gelaran tahunan Pekan Literasi.

Acara yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya, Perwakilan Kantor Bahasa Provinsi NTB, Camat Kayangan, Kepala UPTD Dikbudpora Kecamatan Kayangan, Unsur TNI/Polri (Danramil dan Kapolsek), Kepala Desa Gumantar, Kepala SMP dan SD se-Desa Gumantar dan Desa Dangiang dan Segenap Civitas Akademika SMPN 3 Kayangan, Komite Sekolah, serta tamu undangan lainnya.


Dipandu oleh MC Siti Maryani, S.Pd.I, pembukaan diawali dengan suguhan tarian khas selamat datang yang memukau para hadirin. Dalam sambutannya, Kepala SMPN 3 Kayangan, Maulidi, S.Pd, menegaskan bahwa Pekan Literasi ini merupakan agenda wajib tahunan sekolah.

"Kegiatan ini adalah komitmen rutin kami di SMPN 3 Kayangan untuk mengasah bakat siswa. Kami sangat mengapresiasi kehadiran para pejabat dan tamu undangan, serta berharap dukungan penuh demi keberlanjutan program literasi ini ke depan," ujar Maulidi.


Pekan Literasi tahun ini diramaikan dengan berbagai mata lomba yang kompetitif, baik untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Untuk tingkat SD : Lomba Puisi, Pidato, dan Menyanyi. Sedangkan untuk tingkat SMP, lombanya adalah lomba Pidato, Puisi, Menyanyi, Selodor (Permainan Tradisional), dan Tarik Tambang.


Sesaat sebelum memukul gong atau membuka acara secara resmi, Kadis Dikbudpora KLU, Muhammad Najip, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah. Ia menekankan bahwa literasi bukan sekadar membaca dan menulis, melainkan jembatan bagi kreativitas dan pembentukan karakter generasi muda di Lombok Utara.

Literasi juga dapat dipandang sebagai instrumen penting untuk mengasah kreativitas dan membangun karakter generasi muda, khususnya bagi siswa di Kabupaten Lombok Utara. Sehingga beliau mendukung penuh adanya berbagai perlombaan (seperti lomba puisi, pidato, menyanyi, hingga permainan tradisional) sebagai wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi diri dan berprestasi.


Pada kesempatan tersebut, beliau berharap kegiatan ini terus berlanjut dan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat membanggakan daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Senada dengan Kepala Dinas, perwakilan dari Kantor Balai Bahasa Provinsi NTB dalam sambutannya juga menyatakan dukungan penuh terhadap konsistensi SMPN 3 Kayangan dalam menjaga tradisi literasi.

Beliau menekankan bahwa kegiatan seperti ini merupakan langkah nyata dalam penguatan ekosistem literasi di sekolah. Pihak Balai Bahasa mengapresiasi kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam melestarikan bahasa dan sastra melalui perlombaan yang diadakan.


"Kami sangat mendukung penuh kegiatan Pekan Literasi ini. Inisiatif seperti ini sangat sejalan dengan program nasional dalam meningkatkan literasi generasi muda. Kami berharap SMPN 3 Kayangan dapat menjadi role model bagi sekolah-sekolah lain di Lombok Utara dalam hal pengembangan minat baca dan bakat kebahasaan," ungkapnya.

Rangkaian acara pembukaan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Sebagai penutup sekaligus permohonan berkah atas kelancaran rangkaian lomba ke depan, acara diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh H. Abdul Hanan, S.Pd.


Dengan dibukanya secara resmi Pekan Literasi ini, SMPN 3 Kayangan kembali menegaskan posisinya sebagai sekolah yang aktif dalam mendorong minat bakat siswa di bidang sastra, seni, dan olahraga tradisional di Kabupaten Lombok Utara.(@ng)