Malang, (postkotantb.com) - Desa Banyumulek, Kabupaten Lombok Barat, kini semakin dikenal tidak hanya sebagai sentra kerajinan gerabah, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang memiliki kemiripan kuat dengan kawasan bersejarah Kajoetangan di Malang, Jawa Timur.
Kemiripan ini terlihat jelas dari suasana, arsitektur, hingga nuansa kearifan lokal yang masih sangat terjaga. Seperti halnya Kajoetangan yang menyimpan nilai sejarah tinggi dan menjadi tempat ziarah serta wisata religi, Banyumulek juga menawarkan pesona budaya yang kental, di mana seni, tradisi, dan sejarah berpadu menjadi satu kesatuan yang indah.
"Jika Anda pernah merasakan kedamaian dan keanggunan sejarah di Kajoetangan Malang, Anda akan menemukan getaran yang sama saat berkunjung ke Banyumulek. Jalanan yang asri, bangunan dengan nuansa tradisional yang kuat, serta keramahan warganya menjadi daya tarik utama," ungkap pengamat budaya Agus sastrawan. Selain menikmati keindahan destinasi yang memiliki "jiwa" serupa dengan Kajoetangan, pengunjung juga dapat menyaksikan langsung proses pembuatan gerabah yang telah menjadi warisan turun-temurun.
Banyumulek membuktikan bahwa meski terpisah jauh oleh lautan, kekayaan budaya Nusantara memiliki benang merah yang menyatukan keindahan dan sejarah. Destinasi ini sangat cocok bagi wisatawan yang mencari pengalaman wisata heritage, religi, dan budaya dalam satu kunjungan.
Pewarta: Jaharuddin.S.Sos


0Komentar