Lombok Barat, (poskotantb.com) -  Manajemen RSUD Lombok Barat terus berinovasi untuk memotong rantai antrean pasien yang kerap menjadi keluhan masyarakat. Salah satu langkah konkret yang telah berjalan adalah pengoperasian tiga unit Mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang berfungsi layaknya mesin ATM bagi pasien kontrol.

Direktur RSUD Tripat (Patut Patuh Patju) Kabupaten Lombok Barat dr. H. Suriyadi, Sp.An
melalui Kasi Pelayanan Medik Dr. Eka Rahma Setiawati menjelaskan, bahwa keberadaan mesin ini ditujukan khusus bagi pasien lama yang sudah memiliki surat kontrol. Pasien cukup memasukkan data ke mesin tanpa harus mengantre di loket pendaftaran manual.


“Harapan kami pasien bisa daftar sendiri seperti pakai ATM. Mesin sudah kita buka sejak jam 07.00 pagi. Jika sudah punya surat kontrol, tinggal masukkan datanya dan langsung menuju poliklinik. Ini sangat efektif memotong waktu antrean,” jelasnya.

Menanggapi keluhan salah satu pasien yang merasa berjam-jam di rumah sakit, Kasi Pelayanan Medik Dr. Eka Rahma Setiawati memberikan penjelasan berdasarkan data sistem. Pasien tersebut diketahui mendaftar di loket pukul 07.55, dilayani perawat poli pukul 08.15, dan diperiksa dokter spesialis pukul 08.22. Wita
Namun, karena kondisi medis yang memerlukan penanganan tambahan, pasien harus dikonsulkan ke poli jantung. "Di poli jantung tentu ada antrean pasien lain, tidak bisa langsung diserobot. Setelah pemeriksaan tambahan seperti EKG dan Echo, proses baru selesai sekitar jam 10.00. Jadi kesannya lama, padahal itu adalah rangkaian prosedur medis yang harus dilalui," tambahnya.


Meskipun sistem booking online dan surat kontrol sudah mencantumkan estimasi jam layanan, pihak RSUD mengakui masih banyak masyarakat yang datang sejak subuh.
"Sistem BPJS baru terbuka otomatis jam 07.00 pagi, jadi datang jam 5 subuh pun tidak akan bisa daftar lebih awal. Kami sudah siapkan estimasi jam kedatangan di surat kontrol agar pasien tidak perlu menunggu lama, tapi masyarakat kita masih merasa lebih tenang kalau datang pagi-pagi sekali," ungkapnya.

Selain mesin mandiri, Humas RSUD Tripart Temi mengatakan , kini telah terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN. Pasien kini bisa melakukan pendaftaran dan check-in melalui ponsel masing-masing. Pihak rumah sakit juga rutin memberikan pelatihan komunikasi efektif kepada staf agar tetap sabar dan semangat melayani masyarakat.
"Pak Direktur selalu memotivasi kami untuk tidak bosan menjelaskan. Yang kami layani ini manusia yang sedang sakit, tentu emosinya berbeda. Kami juga berterima kasih kepada media dan LSM sebagai penyeimbang dan pengingat agar kami terus mengevaluasi pelayanan," tuturnya.


Saat ini, RSUD Tripart Gerung terus berupaya mengejar standar pelayanan di mana durasi sejak daftar di loket hingga bertemu dokter spesialis diusahakan maksimal dalam waktu 60 menit (1 jam).

"Juga bagi pengunjung Pasien RS Tripart yang punya kesibukan dan tidak mau antri obat, bisa menggunakan Via Kurir JNE agar obatnya diantarkan langsung ke lokasi Pasien,"tutupnya (Lie/red)