Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Komitmen mempercepat reformasi birokrasi kembali ditegaskan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dengan membuka Ekspose Hasil Evaluasi Pelayanan Publik yang dirangkaikan dengan launching pengembangan aplikasi SILABRASI SIGAP, di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Senin (20/04).
Kegiatan ini dihadiri para Asisten Sekda serta seluruh Kepala Perangkat Daerah lingkup Setda Sumbawa. Agenda ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Sumbawa serius mendorong pelayanan publik yang cepat, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala Bagian Organisasi, Jufrie, S.Si., M.M., dalam laporannya menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi instrumen penting untuk mengukur sekaligus mempercepat peningkatan kualitas layanan. Saat ini, Indeks Pelayanan Publik Kabupaten Sumbawa berada di angka 2,77 dan ditargetkan menembus 3,00 sesuai RPJMD.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.SE., memaparkan capaian Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025 sebesar 86,87 dengan kategori “Baik”. Meski demikian, upaya peningkatan terus didorong agar mampu naik ke kategori “Sangat Baik”. Di sisi lain, capaian Indeks Pelayanan Publik yang masih berada pada kategori “Cukup” menjadi catatan penting, terutama pada aspek tindak lanjut survei dan kelengkapan dokumen layanan.
Dalam arahannya, Bupati Jarot menekankan bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti pada angka dan laporan semata, tetapi harus berdampak nyata bagi masyarakat.
“Jangan hanya mengejar angka, tapi pastikan masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang baik. Kesan masyarakat itu jauh lebih penting daripada sekadar penghargaan,” tegasnya.
Ia juga mendorong penguatan budaya pelayanan berbasis etika melalui lima prinsip sederhana, yakni senyum, salam, maaf, tolong, dan terima kasih sebagai wajah pelayanan pemerintah.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya integritas aparatur dengan menolak segala bentuk pungutan liar dan praktik korupsi, serta menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian.
“Kalau pelayanan kita baik, kepercayaan akan tumbuh. Dari kepercayaan itu lahir kolaborasi, dan pembangunan bisa melaju lebih cepat,” ujarnya.
Peluncuran SILABRASI SIGAP menjadi langkah konkret Pemkab Sumbawa dalam menghadirkan layanan publik berbasis digital yang lebih modern, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui momentum ini, Pemkab Sumbawa menegaskan arah baru pelayanan publik: tidak hanya cepat dan mudah, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Pewarta: Syaiful Marjan (Jhey)





0Komentar