Lombok Utara, (postkotantb.com) – Sebanyak 45 mahasiswa Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (Unibraw) resmi diterjunkan ke Kabupaten Lombok Utara untuk program Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN-PKM) 2026. Rombongan tiba di Kantor Bupati KLU sekitar pukul 14.00 Wita dan disambut langsung Bupati Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., didampingi Kepala Bappeda Ir. Hermanto serta Asisten III Wahyu.
KKN kali ini menyasar 3 desa rawan krisis air dan sanitasi selama 30 Juni – 20 Juli 2026, yakni Desa Samaguna dan Desa Medana di Kecamatan Tanjung, serta Desa Bentek di Kecamatan Gangga. Ke-45 mahasiswa yang berasal dari lebih dari 25 daerah di Indonesia itu akan didampingi 6 dosen ahli bidang sumber daya air.
Fokus: Teknologi Tepat Guna (TTG), Bukan Sekadar Observasi
Dosen Pembimbing Lapangan DR. Sumiadi, S.T., M.T. menegaskan, program ini berbeda dari KKN konvensional. Mahasiswa dituntut merancang hingga mendampingi implementasi langsung di lapangan.
“Program unggulan yang akan dijalankan antara lain konservasi air tanah lewat sumur resapan dan biopori, pengendalian erosi dengan teknologi Rapes, sistem filtrasi air bersih, pengolahan sampah organik jadi kompos, pemanenan air hujan, sampai penguatan kelembagaan Pamdes,” jelas DR. Sumiadi.
Selain aspek teknis, mahasiswa juga menyentuh sisi sosial. Agenda yang disiapkan meliputi kelas inspiratif, penyuluhan kesehatan, hingga sosialisasi pencegahan pernikahan dini.
“KKN ini bukan sekadar kewajiban akademik, tapi bentuk nyata kontribusi mahasiswa menjawab persoalan riil di masyarakat. Ini implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tegas tim pelaksana KKN Unibraw.
Bupati Najmul: Sangat Relevan dengan Kebutuhan Daerah
Bupati Najmul Akhyar menyampaikan apresiasi tinggi atas dipilihnya Lombok Utara sebagai lokasi pengabdian.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa Teknik Pengairan sangat relevan dengan kebutuhan daerah kami, terutama pengelolaan sumber daya air, irigasi, dan infrastruktur berkelanjutan. Kami harap mahasiswa berkolaborasi dengan desa untuk lahirkan solusi inovatif di sektor pertanian, pengairan, dan ketahanan lingkungan,” ujarnya pada Senin (29/06/2026).
Ia juga berpesan agar mahasiswa menjaga etika, nama baik almamater, dan menghormati kearifan lokal masyarakat Lombok Utara.
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Bupati secara resmi melepas kegiatan KKN Unibraw di KLU
Program ini ditargetkan tidak hanya memberi solusi jangka pendek, tapi juga mendorong kemandirian masyarakat mengelola sumber daya air secara berkelanjutan.
Sebagai salah satu PTN terbaik di Indonesia, Unibraw berkomitmen terus mendukung pembangunan daerah melalui inovasi dan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pewarta:@ng Jaharuddin





0Komentar