Lombok Utara, (postkotantb.com) — Sebanyak 45 mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya (UB) bersama 6 dosen pendamping resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Senin (29/6/2026).

Rombongan disambut langsung Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., dalam acara penerimaan resmi di Aula Kantor Bupati Lombok Utara.

Tiga Minggu Pengabdian di 3 Desa Rawan Air

Kegiatan KKN akan berlangsung selama tiga minggu, 30 Juni hingga 20 Juli 2026. Enam dosen pembimbing dari bidang sumber daya air akan mendampingi langsung mahasiswa di lapangan.

Lokasi pengabdian menyasar tiga desa yang rawan krisis air dan sanitasi, yaitu: 
- Desa Samaguna, Kecamatan Tanjung 
- Desa Medana, Kecamatan Tanjung 
- Desa Bentek, Kecamatan Gangga 

Ketiga desa dipilih karena menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan air bersih dan sanitasi lingkungan.

Solusi Teknologi Tepat Guna Hingga Edukasi Warga

Selama di lokasi, mahasiswa tidak hanya observasi. Mereka akan terjun merancang dan menerapkan solusi berbasis teknologi tepat guna. 

Program teknis yang dijalankan meliputi: 
1. Pembuatan sumur resapan
2. Pengolahan air bersih 
3. Pengendalian erosi
4. Pengolahan sampah organik

Selain itu, ada program sosial berupa penyuluhan kesehatan, kelas edukasi, dan sosialisasi kepada masyarakat. Ini menjadi bagian dari pengabdian terpadu UB ke desa.

"Besar harapan kami program ini memberi manfaat nyata bagi warga, sekaligus mendorong kemandirian desa dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan," ujar perwakilan tim KKN UB.

Kehadiran tim UB diharapkan menjadi kolaborasi awal yang berdampak panjang bagi ketahanan air di Lombok Utara.

Pewarta: @ng Jaharuddin