Posyandu Sri Menganti Desa Segara Katon ditunjuk jadi wakil Kecamatan Gangga
Lombok Utara, (postkotantb.com)— Pemerintah Kecamatan Gangga mulai memanaskan mesin persiapan jelang Lomba Posyandu tingkat Kabupaten Lombok Utara. Rapat koordinasi lintas sektor digelar di Aula Kantor Camat Gangga pada Senin (06/07/2026), bertepatan dengan 21 Muharram 1448 H.
Rakor dipimpin langsung Camat Gangga Mahzan Zohdi dan didampingi Sekcam Nursim. Sejumlah unsur hadir, mulai dari Kepala Puskesmas Gangga, perwakilan Polsek Gangga, Danpos Damkar Gangga, Koordinator PKH, Koordinator PKB, Kasi PMD, jajaran Kasi dan staf bidang Kessos, hingga perwakilan Pemerintah Desa Segara Katon.
Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti komitmen bersama untuk mengawal Posyandu Sri Menganti yang akan mewakili Kecamatan Gangga pada penilaian Agustus mendatang.
“Bukan Soal Menang Kalah, Tapi Kualitas Layanan”
Dalam arahannya, Camat Gangga Mahzan Zohdi menekankan pentingnya sinergi.
“Ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar. Saya mengajak semua pihak untuk bahu-membahu dan bekerja maksimal,” tegasnya.
Tahun ini, Kecamatan Gangga menunjuk *Posyandu Sri Menganti* di Dusun Karang Jurang, Desa Segara Katon sebagai wakil. Posyandu ini dipilih karena dinilai unggul dalam inovasi dan kualitas pelayanan.
Untuk memperkuat peran masing-masing, Sekcam Nursim memastikan seluruh tugas akan dituangkan dalam Surat Keputusan Camat.
“Kami akan menuangkan peran masing-masing pihak dalam SK Camat. Ini penting untuk memperjelas tugas dan fungsi, sekaligus memperkuat komitmen bersama,” jelasnya.
Inovasi "SRI MENGANTI" Jadi Kekuatan
Kepala Puskesmas Gangga, Ns. Andi, menyebut Posyandu Sri Menganti mengedepankan pelayanan yang sehat, ramah, dan inspiratif.
“Posyandu ini berhasil membangun masyarakat yang mandiri, edukatif, nyaman, gotong royong, aktif, nasionalis, tangguh, dan inovatif dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera,” ungkapnya.
Keunggulan lain ada pada akses layanan kesehatan gratis dan dekat bagi ibu dan anak. Layanan mencakup pemantauan tumbuh kembang balita, deteksi dini gizi buruk, imunisasi lengkap, hingga edukasi nutrisi ibu hamil yang terbukti membantu meringankan beban ekonomi warga.
Ada 3 indikator utama penilaian lomba yang menjadi fokus:
1. Kelembagaan: regulasi, sarana prasarana dan pembiayaan
2. Cakupan Layanan: partisipasi masyarakat
3. SDM: penguatan, pembinaan, dan pelaporan
Rakor berlangsung dinamis dengan sesi dialog. Seluruh peserta sepakat memberikan dukungan penuh dan mengawal persiapan hingga hari penilaian.
Menutup acara, Kasi PMD Kecamatan Gangga Rahadianto mengapresiasi pemaknaan nama "SRI MENGANTI":
S = Sehat
R = Ramah
I = Inspiratif
M = Mandiri
E = Edukatif
N = Nyaman
G = Gotong Royong
A = Aktif
N = Nasionalis
T = Tangguh
I = Inovatif
“Terima kasih atas pemaknaan yang luar biasa ini. Ini menjadi semangat bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Harapannya, Posyandu Sri Menganti mampu tampil optimal dan mengharumkan nama Kecamatan Gangga di Lomba Posyandu tingkat Kabupaten Lombok Utara 2026. (@ng)





0Komentar