Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan pendampingan langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini untuk memastikan sekolah menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Kegiatan tersebut mengacu pada Surat Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen Nomor 1002/B/H4/PK.03.01/2026. Tujuannya memberi pengalaman awal positif bagi murid baru dan menjamin lingkungan sekolah bersih dari kekerasan serta perpeloncoan.

Turun Langsung ke 3 Jenjang Pendidikan


Sebagai bentuk pengawasan, Kemendikdasmen menurunkan pejabat untuk memantau MPLS di TK, SD, hingga SMP.

1. SMP Negeri 1 Labuhan Badas 
   Senin, (13/7/2026). Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Prof. Dr. Biyanto, M.Ag., menjadi pembina upacara pembukaan.  
Ia menegaskan sekolah hebat bukan hanya melahirkan murid berprestasi.   "Sekolah yang hebat adalah sekolah yang membuat setiap anak merasa aman untuk belajar, nyaman untuk bertanya, berani mencoba, dan bahagia menjadi dirinya sendiri," tegas Prof. Biyanto.

Ia juga mengajak warga sekolah menghidupkan semangat “Rukun Sama Teman”. Kerukunan menurutnya adalah saling menghargai perbedaan, saling membantu, dan saling menguatkan.  
Para guru diminta memberi pendampingan yang hangat, edukatif, dan inklusif agar murid baru merasa percaya diri sejak hari pertama.

2.SD Negeri 6 Sumbawa Besar* 
   Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D, memimpin upacara bendera sekaligus melakukan pendampingan.

3. TK Negeri Pembina Sumbawa Besar  
 Selasa, (14/7/2026). Pendampingan dilakukan oleh Agus Muhammad Solihin, S.E., M.Pd, Kepala Bidang Fasilitasi dan Advokasi Penguatan Karakter Puspeka Kemendikdasmen.

Komitmen Pendidikan Berpihak pada Anak


Pendampingan langsung di tiga jenjang ini menjadi bukti keseriusan Kemendikdasmen mengawal implementasi MPLS Ramah sesuai prinsip pendidikan yang berpihak pada anak.

Pemerintah berharap seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sumbawa dapat menghadirkan lingkungan belajar yang aman dari segala bentuk kekerasan. Sehingga setiap anak bisa bertumbuh, belajar, dan mengembangkan potensinya secara optimal sejak hari pertama masuk sekolah. (Jhey)