Sumbawa Besar, (postkotabtb.com) – Desa Labuhan Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat akan menjadi pusat perhatian nasional pada Senin, 6 Juli 2026. Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat dijadwalkan hadir untuk memimpin penanaman 1.000 bibit mangrove sebagai penutupan rangkaian Safari Menanam 2026.

Kegiatan ini digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan dipusatkan di kawasan pesisir Desa Labuhan Alas. Penanaman mangrove dipilih karena kawasan ini dinilai strategis untuk rehabilitasi ekosistem pesisir dan mitigasi perubahan iklim.

Persiapan Dimatangkan


Pemerintah Kecamatan Alas bersama Pemerintah Desa Labuhan Alas terus mematangkan persiapan. Koordinasi dilakukan dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Bagian Prokopim Setda Sumbawa, hingga PT Freeport Indonesia yang turut mendukung kegiatan.


Camat Alas, Dr. Usman Yusuf mengatakan seluruh jalur yang akan dilalui rombongan menteri, baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki, sudah disurvei.

"Untuk persiapan, kami sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak. Persiapan panggung, lokasi penanaman, jalur yang akan dilalui Bapak Menteri beserta rombongan, seluruhnya telah disurvei dan dipastikan siap. Kami juga telah melaksanakan gotong royong membersihkan sampah di sepanjang ruas jalan menuju lokasi dan kawasan penanaman mangrove," ujar Dr. Usman Yusuf pada Sabtu (04/07/2026).

Panitia menyiapkan dua alternatif akses menuju lokasi karena titik tanam berada di kawasan tambak masyarakat, berjarak sekitar 500 hingga 600 meter dari titik kedatangan.

Lahan 2 Hektare Siap Ditanami



Lahan yang disiapkan untuk penanaman mencapai sekitar 2 hektare. Setiap titik tanam sudah diberi tanda nama agar memudahkan para tamu saat menanam.

"Lokasi penanaman sudah dikondisikan oleh tim. Setiap lubang tanam telah diberi tanda sehingga pelaksanaan penanaman lebih tertata. Kami optimistis mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik karena kondisi lahannya sangat mendukung," jelas Dr. Usman.

Dihadiri 300 Tamu Undangan

Selain Menteri LH, kegiatan ini juga akan dihadiri Gubernur NTB, Bupati Sumbawa, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, kepala UPT, unsur Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, pemerhati lingkungan, serta masyarakat. Total tamu undangan diperkirakan 250 hingga 300 orang.


Kegiatan ini tidak hanya seremoni. Pemkab Sumbawa berharap penanaman 1.000 mangrove ini memperkuat komitmen bersama menjaga kelestarian ekosistem pesisir, mencegah abrasi, dan mendukung rehabilitasi kawasan mangrove di Kabupaten Sumbawa.

Pewarta: Jhey/Heri
Editor    :  Bang Jhey