Mataram, (postkotantb.com) – Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., secara resmi membuka Turnamen E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 tingkat Polda NTB yang digelar di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Rabu (15/07/2026).
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Mabes Polri sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga elektronik (e-sport). Kompetisi dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Polres/Polresta, tingkat Polda, hingga babak nasional yang akan digelar oleh Mabes Polri.
Dalam sambutannya, Wakapolda NTB menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang berhasil lolos mewakili kabupaten dan kota se-NTB. Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas, tunjukkan kemampuan terbaik, dan jaga nama baik daerah yang diwakili,” pesan Brigjen Pol. Hari Nugroho.
Dalam penyelenggaraan kegiatan turnamen, Polda NTB bekerjasama dengan Indonesia Esports Association (IESPA) Provinsi NTB selalu yang membidangi Olahraga E-sport untuk memastikan profesionalitas pertandingan.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan tim terbaik hasil seleksi yang digelar oleh masing-masing Polres jajaran Polda NTB.
“Masing-masing Polres mengirimkan tiga tim yang terdiri dari lima pemain. Dari 10 Polres jajaran Polda NTB, total terdapat 29 tim yang bertanding di tingkat Polda, karena ada satu Polres yang mengirimkan dua tim,” jelas Kombes Pol. Mohammad Kholid.
Ia menambahkan, tim yang berhasil meraih gelar juara pertama akan menjadi wakil resmi Polda NTB untuk berlaga pada ajang E-Sport Kapolri Cup 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan Mabes Polri.
“Kami berharap tim terbaik yang nantinya mewakili Polda NTB mampu bersaing di tingkat nasional dan mengharumkan nama daerah, sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang positif dan kompetitif,” ujarnya.
Melalui turnamen ini, Polda NTB tidak hanya mencari tim terbaik untuk berlaga di tingkat nasional, tetapi juga ingin mendorong tumbuhnya ekosistem e-sport yang sehat, kompetitif, dan berkarakter, sehingga mampu menjadi wadah pengembangan bakat serta kreativitas generasi muda di Nusa Tenggara Barat. (Lie)




0Komentar