Lombok Utara, (postkotantb.com) – Ratusan warga Desa Gunjan Asri menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Desa Gunjan Asri pada Jumat, 5 Juni 2026 lalu. Dalam aksinya, massa menuntut Kepala Desa Gunjan Asri, Junaikin, S.Sos untuk mundur dan mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap pengelolaan dana serta aset desa.
Aksi tersebut dikawal ketat aparat keamanan dan berlangsung tertib.
Dalam orasinya, perwakilan warga Harun, Budi, Ramli, dan sejumlah masyarakat lainnya membacakan 7 poin dugaan kejanggalan yang menjadi tuntutan utama:
7 Poin Tuntutan Warga Gunjan Asri:
1. Pemindahan Pengaspalan Jalan
Warga mempertanyakan wacana pemindahan pengaspalan jalan di Dusun Temuan Sari yang akan dialihkan ke Dusun Pawang Timpas Timur.
2. Dugaan Penggadaian Motor Dinas
2 unit sepeda motor dinas desa diduga digadaikan oleh oknum. Rinciannya: 1 unit Honda Beat Street dan 1 unit Yamaha NMAX.
3. Bantuan Sanitasi Alat Tanam Jagung
Dianggarkan Rp70 juta, namun yang dicairkan disebut hanya 12 unit alat tanam. Padahal harga per unit disebut Rp1.700.000.
4. Dana Siaga Bencana
Warga meminta kejelasan penggunaan dana bantuan siaga bencana sebesar Rp50 juta.
5. Dana BUMDes
Dana BUMDes senilai Rp215 juta diminta untuk diaudit secara transparan.
6. Perbaikan Sayap Jembatan
Bantuan perbaikan sayap jembatan penghubung Langkang Kok - Gunjan Asri senilai Rp10 juta.
7. Insentif Belum Dibayar
Insentif supir ambulan dan insentif guru ngaji yang disebut belum dibayarkan.
“Kami minta Pak Kades Asri Junaikin lebih baik mundur. Dan kami minta BPK, Inspektorat, dan Kejaksaan segera turun langsung untuk mengaudit Desa Gunjan Asri,” tegas salah satu orator kepada media ini, karena aksi pada Juni lalu belum ada tindak lanjut nya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Gunjan Asri, Junaikin, S.Sos belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga.
Perwakilan warga kepada Media ini via WhasApp Senin (17/08/2026) berharap Pemerintah Daerah Lombok Utara dan aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, terhadap pengelolaan keuangan dan aset Desa Gunjan Asri agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Pewarta: Sabdanom Lotara


0Komentar