Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Kehadiran Kantor Samsat Drive Thru Alas dinilai memberi dampak positif bagi warga wilayah barat Kabupaten Sumbawa. Layanan tersebut mempermudah pengurusan administrasi kendaraan bermotor sekaligus memangkas jarak dan waktu tempuh yang sebelumnya harus ke kantor induk di Sumbawa Besar.

Kini masyarakat mendorong agar kemudahan itu dilanjutkan dengan pembukaan layanan pengesahan kendaraan bermotor lima tahunan di Unit Layanan Samsat Alas.

Aspirasi itu disampaikan Heriyanto, warga wilayah barat Sumbawa. Menurutnya, pelayanan lima tahunan sangat dibutuhkan warga Kecamatan Alas, Alas Barat, Buer, Utan, dan Rhee.

“Kami masyarakat sangat mendukung upaya pemerintah untuk memperdekat pelayanan, khususnya pelayanan kendaraan bermotor lima tahunan. Kami berharap Pemerintah Provinsi NTB dan Dirlantas Polda NTB dapat segera membuka akses pelayanan lima tahunan di kantor Samsat Alas,” ujarnya, Rabu (26/8/2026).

Heriyanto menilai, keberadaan Samsat Drive Thru Alas selama ini sudah terbukti bermanfaat. Jika layanan lima tahunan dibuka, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan sekitar dua jam ke Sumbawa Besar.

“Kalau pelayanan lima tahunan sudah dibuka di Samsat Alas, masyarakat wilayah barat tidak perlu lagi ke Sumbawa Besar. Ini tentu sangat mempermudah karena lebih dekat,” katanya.

Ia menambahkan, perjalanan ke Sumbawa membutuhkan biaya BBM, tenaga, dan waktu. “Karena itu, kami berharap pelayanan lima tahunan bisa segera dibuka di Samsat Alas,” ungkapnya.

Masih Tahap Perbaikan Sarana

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPDRD) Wilayah IV Sumbawa dan Sumbawa Barat, Syaharuddin, S.Sos., M.Ec.Dev., menjelaskan pengembangan Samsat Alas masih dalam proses.

Menurutnya, gedung Samsat Alas sudah cukup representatif untuk dikembangkan menjadi Samsat Pembantu Wilayah Barat. Namun sejumlah sarana masih harus dilengkapi sesuai standar pelayanan publik.

“Beberapa di antaranya penataan ruang pelayanan, ruang pemeriksaan kesehatan, toilet laki-laki dan perempuan, penyelesaian pagar, penataan area pelayanan serta fasilitas pendukung lainnya,” jelas Syaharuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026).

Ia menyebut kebutuhan anggaran untuk pekerjaan lanjutan juga sedang diupayakan. Berdasarkan informasi dari kantor induk, anggaran tersebut diharapkan masuk dalam anggaran perubahan tahun ini.

“Kita masih berproses. Ada beberapa sarana dan prasarana yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Mudah-mudahan kebutuhan tersebut bisa segera dipenuhi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal,” ujarnya.

Syaharuddin menilai wilayah barat Sumbawa memiliki potensi kendaraan bermotor yang cukup besar. Dengan adanya pelayanan yang lebih dekat, diharapkan wajib pajak akan lebih mudah dan tertib administrasi. (Jhey/Heri)