Mataram, (postkotantb.com) – Sebuah ruko sembako di Jalan Bung Karno, Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, terbakar pada Selasa (11/08/2026) malam sekitar pukul 18.20 WITA. 

Respons cepat ditunjukkan jajaran Polresta Mataram bersama Polsek Mataram. Begitu menerima laporan, personel langsung turun ke lokasi untuk mengamankan area, membantu evakuasi, dan berkoordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran Kota Mataram.

Personel dipimpin Kompol Sabekti Krisyuwono selaku Pamenwas, didampingi Pamapta dan Kasi Humas Polresta Mataram Iptu Edy Sutrisno selaku Piket Pawas. 

*Diduga Korsleting, Api Cepat Membesar*
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula saat pemilik ruko hendak menyalakan lampu. Begitu sakelar dinyalakan, muncul percikan dan nyala api dari dalam toko.

“Berdasarkan keterangan sementara dari saksi, kebakaran diduga berawal dari korsleting arus listrik di dalam toko. Api kemudian dengan cepat merambat karena di dalam toko terdapat berbagai barang yang mudah terbakar, termasuk beberapa tabung gas,” jelas Iptu Edy, Rabu (12/08/2026).

Api semakin besar karena sebagian besar isi ruko merupakan barang mudah terbakar. Risiko bertambah dengan adanya sejumlah tabung gas di dalam toko.

Pemilik toko sempat berusaha memadamkan api secara manual. Dalam upaya itu ia mengalami luka bakar pada kedua kaki. Korban kemudian berlari ke kali kecil di depan toko untuk memadamkan api di tubuhnya, sebelum akhirnya dievakuasi ke RSUD Kota Mataram untuk penanganan medis.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil sementara ditaksir mencapai Rp50 juta akibat kerusakan bangunan dan barang dagangan.

Sekitar 15 menit setelah kejadian, 4 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas pemadam bersama warga dan kepolisian berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemilik toko mengalami luka bakar dan sudah mendapatkan penanganan medis, sedangkan kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” pungkas Iptu Edy.

Saat ini Polresta Mataram masih melakukan pendataan dan identifikasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta total kerugian. (Red)