Sumbawa Besar, (postkotantb.com)— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri Konferensi Kerja II PGRI Kabupaten Sumbawa Masa Bakti XXIII 2024–2029 di Aula Gedung Dewan Guru, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PGRI Kabupaten Sumbawa, para guru, unsur pemerintah daerah, serta sejumlah tamu undangan dan pemangku kepentingan terkait. Bupati hadir didampingi jajaran terkait dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Konferensi yang mengusung tema “PGRI Peduli, Sumbawa Hijau Lestari” tersebut mendapat apresiasi Bupati karena dinilai selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, khususnya dalam membangun sumber daya manusia sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Bupati menjelaskan, tema tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pendidikan. Guru tidak hanya berperan mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Salah satunya dengan memotivasi para siswa untuk menanam dan merawat pohon serta membiasakan perilaku ramah lingkungan di sekolah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga berpesan agar para guru terus memberikan motivasi kepada anak didik untuk membangun karakter dan kebiasaan positif, termasuk menjaga serta membiasakan salat Subuh berjamaah.

“Anak-anak murid kita harus terus dimotivasi untuk menjaga diri dan membiasakan salat Subuh berjamaah. Ini bagian dari membangun karakter generasi kita,” pesan Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas besarnya jasa guru dalam menghantarkan generasi menuju masa depan. Ia mengungkapkan, sekitar 300 PPPK guru paruh waktu telah mendapatkan reward, sementara tenaga teknis dan tenaga perawat akan menyusul.

“Kami menunggu apa yang bisa menjadi atensi untuk kami dari pemerintah daerah, khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para guru,” tuturnya.

Bupati turut menyoroti perkembangan teknologi dan penggunaan AI di kalangan generasi muda. Menurutnya, teknologi dapat membantu proses pembelajaran, namun peran guru tetap penting dalam memberikan motivasi, pendampingan, dan pembentukan karakter.

“Di situlah peran guru sesungguhnya. Guru dapat langsung memberikan motivasi kepada generasi kita. Jadi, tidak ada yang bisa menggantikan peran guru, secanggih apa pun teknologinya,” tegasnya.

Konferensi Kerja II PGRI Kabupaten Sumbawa berlangsung selama 26–27 September 2026 dengan agenda konsolidasi organisasi dan penyusunan program kerja PGRI ke depan. (Jhey)