
Sabdanom seorang pemuda asal Kecamatan Bayan Lombok Utara.
Lombok Utara, (postkotantb.com) - Aksi kemanusiaan patut diapresiasi ditunjukkan seorang pemuda asal Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Ia rela menjadi garda terdepan untuk membantu warga kurang mampu mengakses hak-hak dasar mereka.
Pada Senin (21/9), pemuda tersebut terlihat mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lotara untuk menguruskan akta kematian milik salah satu warga tidak mampu di wilayahnya.
Bagi sebagian orang, akta kematian hanya selembar dokumen. Namun bagi warga tak mampu, dokumen itu sangat vital untuk mengurus ahli waris, jaminan sosial, hingga bantuan pemerintah.
Aksi ini bukan yang pertama kali. Sosoknya memang sudah dikenal luas oleh warga Bayan sebagai pendamping masyarakat kecil yang selalu hadir tanpa pamrih.
Kepeduliannya tidak berhenti pada urusan administrasi kependudukan saja. Pemuda ini juga aktif mendampingi warga yang sedang sakit dan menjalani perawatan, baik di RSUD Kabupaten Lombok Utara maupun saat dirujuk ke RSUD dan RSUP di Mataram.
Bagi keluarga pasien dari kalangan tidak mampu yang seringkali bingung dengan alur dan prosedur rumah sakit, kehadirannya sangat membantu. Ia menjadi jembatan komunikasi antara keluarga pasien dengan pihak manajemen rumah sakit.
Bahkan, ia kerap berkomunikasi langsung dengan pihak manajemen RSUD hingga RSUP di Mataram demi mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi warga yang terkendala biaya dan prosedur.
"Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlantar hanya karena bingung mengurus dokumen atau tidak tahu alur berobat. Selagi bisa dibantu, kita bantu," ujarnya saat ditemui di Kantor Dukcapil Lotara.
Langkah yang dilakukan pemuda Bayan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Di tengah kesibukan generasi muda lainnya, ia memilih turun langsung mengadvokasi hak-hak dasar masyarakat hingga ke pelosok.
Kisahnya menjadi bukti nyata bahwa kepedulian anak muda masih menjadi kekuatan besar untuk membantu pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang humanis dan merata kepada masyarakat. (Red)
Pemuda Asal Bayan Jadi Garda Terdepan Warga Tak Mampu, Dari Urus Akta Kematian di Dukcapil Hingga Kawal Pasien di RSUD
Redaksi PostKotaNTB
Font size:
12px
Baca juga:

0Komentar