Sumbawa Besar, (postkotantb.com) - Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Samsat Sumbawa kembali menghadirkan inovasi melalui program "Samsat Night Music". Layanan jemput bola ini akan menyasar wajib pajak di wilayah barat Kabupaten Sumbawa pada Sabtu, 19 September 2026.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Kota Ex Terminal Alas dan menyasar masyarakat Kecamatan Alas, Alas Barat, dan Buer.
Kepala UPTD PPRD Wilayah IV Sumbawa–Sumbawa Barat, Syaharuddin, S.Sos., M.Ec.Dev., mengatakan program ini dibuat untuk membantu wajib pajak yang terkendala kesibukan, lupa, dan keterbatasan waktu datang ke kantor.
"Ini bentuk inovasi kami melakukan pendekatan pelayanan jemput bola kepada wajib pajak kendaraan bermotor. Kita sadar masyarakat terkadang karena kesibukan, lupa dan sebagainya, sehingga kita melakukan pendekatan pelayanan secara langsung," ujar Syaharuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 14 September 2026.
Menurut Syaharuddin, potensi kendaraan bermotor di wilayah barat cukup tinggi. Karena itu, pelayanan jemput bola diharapkan bisa menekan jumlah kendaraan yang menunggak pajak sekaligus mencegah munculnya tunggakan baru.
"Kita sebagai pelayanan publik tidak boleh stagnan dalam hal pelayanan. Harus terus ada upaya dan inovasi," tegasnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Samsat juga menggandeng pemerintah kecamatan dan desa untuk membantu sosialisasi hingga ke tingkat dusun.
Syaharuddin menyebut, kegiatan serupa yang digelar pada Agustus lalu mendapat respons positif. Dalam waktu sekitar 1 jam 15 menit, petugas mampu melayani pembayaran pajak dari 51 objek kendaraan dengan total penerimaan sekitar Rp38 juta.
Capaian itu menjadi motivasi untuk menggelar kegiatan lebih besar pada 19 September mendatang dengan durasi pelayanan yang lebih panjang.
"Mudah-mudahan kegiatan tanggal 19 itu jauh lebih besar dari yang pernah kami lakukan pada bulan Agustus. Kalau disosialisasikan semua kepala desa dan diteruskan kepada masyarakat, insyaallah akan lebih banyak," harapnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Samsat juga menyiapkan souvenir bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan pembayaran pajak saat kegiatan berlangsung.
Syaharuddin mengakui keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan. Namun hal itu tidak menyurutkan komitmen pihaknya memberikan pelayanan terbaik. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Bappenda Kabupaten Sumbawa untuk mendukung program jemput bola.
"Dalam keterbatasan anggaran yang ada, kami tetap berusaha maksimal. Mudah-mudahan kegiatan ini mendapat support, karena kami selalu berkoordinasi," ujarnya. (Jhey/Heri)




0Komentar