Lombok Barat, (postkotantb.com) — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, mulai memasuki fase yang semakin menarik. Setelah Ismail menjadi pendaftar pertama, kini giliran Muhammad Sa’i resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Kepala Desa Lembar.
Muhammad Sa’i mendatangi Sekretariat Panitia Pilkades Lembar pada Kamis (1/10/2026) untuk melengkapi sekaligus menyerahkan persyaratan pencalonannya. Kehadiran mantan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tersebut menjadi pendaftar kedua dalam kontestasi Pilkades Lembar 2026.
Usai menyerahkan berkas, Muhammad Sa’i menyampaikan alasan dirinya memilih terjun dalam kontestasi politik desa. Menurutnya, keputusan tersebut bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, melainkan berangkat dari keinginan untuk ikut membenahi tata kelola dan pembangunan Desa Lembar.
“Saya maju menjadi bakal calon kepala desa karena tergerak melihat kondisi tatanan desa yang perlu dibenahi. Setelah purna tugas dari PDAM, saya siap mencurahkan pikiran dan tenaga untuk membawa tatanan Desa Lembar ke arah yang lebih baik,” ujar Muhammad Sa’i.
Mengusung visi “Bersama Kita Bisa Menuju Perubahan untuk Desa Lembar”, Sa’i mengatakan perubahan yang ingin didorong tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut dia, pembangunan desa harus berjalan secara berimbang. Infrastruktur perlu dibenahi, namun peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendidikan formal maupun nonformal juga harus menjadi perhatian.
Salah satu persoalan yang turut menjadi perhatiannya adalah kondisi akses jalan utama di wilayah Lembar yang sebagian berstatus sebagai kewenangan Pemerintah Provinsi NTB.
Sa’i menilai pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Diperlukan komunikasi, koordinasi dan hubungan kelembagaan yang kuat dengan pemerintah di tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi.
“Mengenai akses jalan yang berstatus jalan provinsi, tentu solusinya adalah membangun koordinasi dan relasi yang kuat dengan pemerintah tingkat atas. Kita akan terus berikhtiar dan memperjuangkan ke tingkat provinsi agar infrastruktur jalan di wilayah Lembar ini bisa mulus dan mantap,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa harus mampu menjadi penghubung antara kepentingan masyarakat dengan pemerintah di tingkat yang lebih tinggi. Dengan komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan pembangunan yang berada di luar kewenangan desa tetap dapat diperjuangkan.
Pendaftar Kedua, Persaingan Mulai Menghangat
Pendaftaran Muhammad Sa’i membuat dinamika Pilkades Lembar 2026 mulai terlihat. Ia menjadi bakal calon kedua yang menyerahkan berkas pendaftaran setelah Ismail mendaftar pada Rabu (30/9/2026).
Selanjutnya, panitia akan melakukan tahapan verifikasi dan penelitian administrasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Proses tersebut menjadi bagian penting sebelum calon ditetapkan secara resmi dan memasuki tahapan pengundian nomor urut.
Di tengah proses tersebut, dukungan masyarakat mulai terlihat. Salah seorang pendukung Muhammad Sa’i, Jumain, menilai sosok Sa’i memiliki pengalaman kerja dan karakter yang dibutuhkan untuk memimpin pemerintahan desa.
Menurut Jumain, pengalaman Sa’i selama puluhan tahun bekerja di PDAM hingga memasuki masa pensiun menjadi salah satu modal yang membuatnya percaya terhadap kemampuan sang bakal calon.
“Semoga Pak Haji Sa’i diridai Allah SWT untuk bisa memenangkan dan menjadi kepala desa berikutnya. Pada diri beliau saya melihat ada ketegasan, kedisiplinan dan etos kerja yang luar biasa. Semua itu sudah teruji selama puluhan tahun dalam perjalanan karier beliau sebagai karyawan PDAM hingga menyelesaikan masa tugasnya di usia pensiun,” kata Jumain.
Jumain juga melihat keputusan Sa’i maju dalam Pilkades bukan sesuatu yang lahir secara tiba-tiba. Setelah memasuki masa pensiun, kata dia, Sa’i sebenarnya memiliki banyak waktu untuk menikmati kehidupan bersama keluarga.
Namun, Sa’i justru memilih kembali mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk masyarakat dan desa.
“Selama ini saya melihat setelah pensiun beliau tidak sedikit menghabiskan waktu dan pikirannya bersama keluarga. Tetapi beliau merupakan salah satu bakal calon yang menurut saya memang betul-betul pekerja dan ikhlas ingin mengabdikan diri untuk desanya,” ujarnya.
Dengan dua bakal calon yang telah mendaftar hingga Kamis (1/10/2026), kontestasi Pilkades Desa Lembar mulai memasuki babak baru.
Bagi Muhammad Sa’i, pencalonan tersebut menjadi ikhtiar untuk mengabdikan pengalaman, tenaga dan gagasannya bagi Desa Lembar. Sementara bagi masyarakat, tahapan berikutnya akan menjadi ruang untuk melihat lebih jauh visi, program dan kapasitas masing-masing calon sebelum menentukan pilihan pada hari pemungutan suara. (Ramli Jamak)





0Komentar