Lombok Barat, (postkotantb.com)  — Suasana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Lombok Barat mulai semakin dinamis. Desa Lembar, Kecamatan Lembar, menjadi salah satu desa yang mulai merasakan geliat kontestasi politik desa tersebut.

Desa Lembar merupakan satu dari 77 desa di Lombok Barat yang akan menggelar Pilkades. Dengan tujuh dusun dan jumlah pemilih diperkirakan mencapai lebih dari 4.000 pemilih, setiap tahapan pemilihan mulai mendapat perhatian masyarakat.

Pada Sabtu (03/10/2026), Panitia Pilkades Desa Lembar menerima pendaftaran bakal calon petahana, Sainah, yang kembali mendaftarkan diri untuk periode 2027-2035. Sainah datang didampingi istrinya, Manisah, yang juga merupakan Ketua PKK Desa Lembar, bersama puluhan pendukungnya.

Setelah sekitar 14 tahun memimpin Desa Lembar, Sainah mengaku masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Karena itu, ia menyatakan siap melanjutkan kepemimpinannya apabila kembali mendapat kepercayaan masyarakat.

"Pengalaman selama ini membuat saya melihat masih banyak yang harus kita perbaiki. Untuk tiga kali ini, saya ingin melanjutkan apa yang sudah baik dan memperbaiki apa yang masih kurang," kata Sainah.

Sainah mengatakan salah satu hal yang menjadi perhatiannya ke depan adalah menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah desa. Partisipasi masyarakat, kreativitas dan inovasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.


Ia pun menyatakan akan memberikan ruang bagi masyarakat yang memiliki gagasan dan inovasi untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Desa Lembar.

"Siapa yang memiliki gagasan dan siapa yang berinovasi, itu yang akan kami dukung dan kami support dengan kemampuan yang ada di desa," ujarnya.

Sainah juga menyebut program padat karya tunai dan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung akan menjadi perhatian dalam kepemimpinannya apabila kembali dipercaya. Target yang lebih besar, kata dia, adalah membawa Desa Lembar naik kelas dari status desa maju menuju Desa Mandiri.

"Saya ingin melihat Desa Lembar ke depan jauh lebih baik dan benar-benar menjadi desa yang mandiri. Dari desa berkembang menjadi desa maju sudah ada perubahan. Ke depan, saya ingin menjadikan Desa Lembar sebagai Desa Mandiri," tegasnya.

Dalam Pilkades kali ini, Sainah mengusung visi "Lembar Menggoda" sebagai bagian dari gagasan pembangunan yang ditawarkannya kepada masyarakat.

Sementara itu, salah seorang pendukung Sainah, H. Munaim, menyampaikan alasan dukungannya terhadap petahana. Menurut Munaim, Sainah merupakan sosok yang mudah bergaul, ramah dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat.

"Harapan kami, semoga perjalanan ini aman. Mudah-mudahan masyarakat memberikan kepercayaan kepada beliau untuk kembali memimpin Desa Lembar," ujarnya.

Terpisah, Ketua Panitia Pilkades Desa Lembar, Muludin, mengingatkan seluruh bakal calon dan pendukung untuk menjaga keamanan serta ketertiban selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

"Selamat datang bapak bakal calon dan para pendukung yang hadir mendampingi. Kami berharap kita selalu menjaga keamanan dan kenyamanan desa kita, terutama selama proses pemilihan kepala desa," kata Muludin.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak menghindari tindakan anarkis maupun tindakan lain yang dapat merugikan calon, pendukung, maupun masyarakat Desa Lembar.


"Pilihan boleh berbeda, tetapi menjaga keamanan itu luar biasa. Mari gunakan hak pilih untuk memilih calon yang benar-benar lahir dari hati nurani dan jangan sampai pilihan ditukar dengan materi," pungkasnya.

Dengan semakin banyaknya bakal calon yang mendaftarkan diri, dinamika Pilkades Desa Lembar diperkirakan akan semakin menarik. Namun, seluruh tahapan pemilihan diharapkan tetap berlangsung dalam suasana aman, tertib, demokratis dan menjunjung tinggi persaudaraan masyarakat desa. (Ramli Jamak)