Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Kesamaan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat dalam pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) di Kabupaten Sumbawa. Kejelasan peran setiap tingkatan pemerintahan dinilai penting agar pelaksanaan tugas Linmas berjalan terarah.

Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam Sosialisasi Pembentukan Satgas Linmas tingkat kabupaten/kota yang digelar di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (28/10/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., yang membuka kegiatan mewakili Bupati Sumbawa, menekankan pentingnya membangun koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan.

Menurutnya, setiap unsur perlu memahami fungsi masing-masing sehingga pembentukan Satgas Linmas tidak berhenti pada aspek kelembagaan, tetapi diikuti kesiapan personel dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Budi menyampaikan bahwa Linmas memiliki peran strategis dalam perlindungan masyarakat. Karena itu, identifikasi personel dan peningkatan kemampuan perlu menjadi bagian dari proses pembentukan satgas.


Ia juga menilai kemampuan komunikasi dan empati perlu dimiliki personel Linmas agar dapat menghadapi persoalan di tengah masyarakat secara profesional dan humanis.

Selain itu, bimbingan teknis serta pendidikan dan pelatihan diperlukan untuk memperkuat pemahaman personel terhadap tugas yang harus dijalankan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris, S.Sos., menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang sama mengenai fungsi dan mekanisme kerja Satgas Linmas, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pembentukan Satgas Linmas dapat didukung pembagian peran yang jelas dan koordinasi yang berkesinambungan, sehingga pelaksanaan perlindungan masyarakat di Kabupaten Sumbawa berjalan lebih efektif. (Jhey)