Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — SMPN 2 Unter Iwes atau Spenda UI terus mendorong keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan peserta didik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan "Satu Jam Bersama Ayah atau Bunda" yang berlangsung di lingkungan sekolah, Jalan Lintas Selatan, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang bagi orang tua untuk meluangkan waktu secara khusus bersama anak, sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara keluarga dan peserta didik. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd., serta turut dihadiri Pengawas Pembina SMPN 2 Unter Iwes, Drs. A. Rahman.
Antusiasme wali murid terhadap program tersebut cukup tinggi. Dari keseluruhan undangan, tingkat kehadiran orang tua mencapai sekitar 80 persen, menunjukkan besarnya perhatian keluarga terhadap proses pendidikan anak.
Dalam arahannya, Junaidi menegaskan bahwa keberadaan orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kehidupan sosial yang semakin cepat.
Menurutnya, kebutuhan anak tidak sebatas pemenuhan kebutuhan material. Anak juga membutuhkan perhatian, waktu bersama keluarga, komunikasi yang terbuka serta contoh nyata dari orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
"Anak-anak tidak hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan material, melainkan juga sangat memerlukan alokasi waktu, perhatian emosional, komunikasi yang bermakna, serta keteladanan nyata dari orang tua di lingkungan rumah," ujar Junaidi.
Ia juga mengingatkan bahwa keluarga memiliki posisi penting sebagai benteng perlindungan bagi generasi muda dari berbagai persoalan sosial. Salah satunya adalah ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan anak.
Karena itu, Junaidi menekankan agar rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang utama dalam membangun karakter, memberikan perhatian serta menghadirkan rasa aman bagi anak.
Melalui kegiatan "Satu Jam Bersama Ayah atau Bunda", para wali murid diberikan ruang untuk berinteraksi lebih dekat dengan putra-putrinya. Mereka didorong untuk berdialog secara terbuka, mendengarkan cerita anak serta memahami perkembangan dan kebutuhan emosional mereka.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Unter Iwes, Nur Aini Furqan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Kami ucapkan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pendidik, tenaga kependidikan, Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, serta Pengawas Pembina atas dedikasi dan kolaborasi terintegrasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan tertib, khidmat, dan berdaya guna," ujar Aini.
Ia berharap kegiatan yang mempertemukan orang tua dan anak secara langsung tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap hubungan keluarga sekaligus mendukung proses pendidikan di sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Unter Iwes kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam membangun lingkungan pendidikan yang utuh. Sinergi tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian dan daya saing. (Jhey)


0Komentar