
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sumbawa, Arif Alamsyah. Foto Istimewa
Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 di Kecamatan Alas terus dimatangkan. Hingga saat ini, kesiapan berbagai kebutuhan pelaksanaan kegiatan tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sumbawa, Arif Alamsyah, menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQH tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan tersebut berupa penggabungan cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an dengan Musabaqah Hifzhil Hadis.
“MTQH tahun ini menjadi pelaksanaan perdana dengan konsep penggabungan antara tilawatil Qur’an dan hadis. Kecamatan Alas juga sudah ditetapkan sebagai tuan rumah melalui surat keputusan. Alhamdulillah, persiapan sejauh ini sudah hampir mencapai 90 persen,” ungkap Arif.
Ia menjelaskan, sejumlah kebutuhan teknis telah disiapkan oleh panitia lokal bersama pemerintah Kecamatan Alas, mulai dari arena perlombaan, majelis-majelis lomba, hingga pemondokan bagi seluruh kafilah.
Dari sisi kepesertaan, MTQH tahun ini akan diikuti sebanyak 736 peserta dari 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Jumlah tersebut terdiri atas 354 peserta putra dan 382 peserta putri.
Selain peserta, terdapat sekitar 336 orang official, pendamping, dan pelatih yang turut terdaftar untuk mendukung masing-masing kafilah. Dengan demikian, jumlah keseluruhan peserta dan unsur pendamping diperkirakan mencapai 1.072 orang.
“Penetapan peserta dan persiapan teknis juga sudah kita lakukan melalui technical meeting. Kami berharap seluruh kafilah dari 24 kecamatan dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga bisa mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dalam kondisi sehat,” jelasnya.
Adapun cabang yang akan diperlombakan meliputi tilawah, qiraat, kaligrafi, hifzh Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, fahmil Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an dan hadis, serta hafalan hadis.
Khusus cabang hafalan hadis, terdapat dua golongan yang dipertandingkan, yakni 100 hadis bersanad dan 500 hadis tanpa sanad. Cabang tersebut menjadi salah satu kategori baru dalam pelaksanaan MTQH tahun ini.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 14 November 2026. Pembukaan akan diawali dengan pawai ta’aruf pada siang hari tanggal 7 November, kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan resmi pada malam harinya.
Panitia juga telah menyiapkan piala, piagam penghargaan, dan hadiah pembinaan bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi. Sementara itu, panitia lokal Kecamatan Alas turut menyediakan hadiah hiburan untuk menambah semarak kegiatan.
Menurut Arif, keberhasilan penyelenggaraan MTQH bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, LPTQ, TPQ di seluruh kecamatan, para pembina keagamaan, tenaga pengajar, serta dukungan orang tua peserta.
“MTQH ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari syiar Islam dan upaya pemerintah dalam memperkuat pembinaan mental spiritual masyarakat. Karena itu, kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kecamatan Alas sebagai tuan rumah telah mempersiapkan penyambutan seluruh kafilah dengan penuh antusias. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan antarkecamatan.
Lebih lanjut, para peserta yang berhasil meraih prestasi nantinya akan dipersiapkan menjadi bagian dari kafilah Kabupaten Sumbawa untuk mengikuti MTQH tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Lombok Utara pada tahun 2027. (Jhey)
Persiapan MTQH Sumbawa di Kecamatan Alas Capai 90 Persen, 736 Peserta Siap Berlomba
Redaksi PostKotaNTB
Font size:
12px
Baca juga:

0Komentar