Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa membuka ruang koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Salah satu hal yang akan dibahas adalah kemungkinan pelaksanaan tes urine bagi pejabat dan aparatur pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.A.P., mengatakan bahwa persoalan narkoba membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak. Menurutnya, masukan masyarakat terkait pemeriksaan urine bagi pejabat merupakan aspirasi yang patut dipertimbangkan.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/11/2026). Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah daerah belum menetapkan agenda pemeriksaan urine secara rutin bagi seluruh pejabat.
Meski demikian, komunikasi dengan BNNK akan dilakukan untuk membahas kemungkinan pelaksanaannya, termasuk mekanisme pemeriksaan yang tepat.
“Untuk saat ini kita belum mengagendakan itu, tetapi kita akan melakukan komunikasi yang intensif kepada BNNK. Kita bisa sama-sama melakukan itu. Sebenarnya sudah pernah dilakukan, walaupun secara acak hanya kepada beberapa aparatur. Ke depan, jika memungkinkan, kita lakukan secara keseluruhan,” jelas Budi.
Ia menambahkan, pemeriksaan urine tidak semata-mata dilakukan sebagai respons terhadap dorongan publik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran dan komitmen aparatur dalam mendukung pemberantasan narkoba.
Menurutnya, pemerintah daerah tetap terbuka terhadap masukan masyarakat, namun setiap langkah harus dilakukan secara proporsional dan melalui koordinasi dengan pihak yang berwenang.
Budi juga menyampaikan keyakinannya bahwa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Kendati demikian, wacana pemeriksaan urine tetap dapat dibahas sebagai langkah pencegahan dan bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan narkotika.
Melalui koordinasi dengan BNNK, Pemkab Sumbawa berharap langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba semakin diperkuat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan pemerintahan yang bersih sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur daerah. (Jhey)


0Komentar