Mataram (postkotantb.com)- Memaksimalkan Forum Pra Musyawarah
Rencana Pembangunan (Musrenbang), Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiady
Sayuti, M.Sc., Ph.D menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah provinsi dan
kabupaten/kota di NTB, agar dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun
2019, fokus pembahasannya pada program penurunan angka kemiskinan. “Ini sesuai
dengan tema Pra Musrenbang tahun 2018 ini “Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi
untuk Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan,” Ungkap Sekda yang lebih dikenal
Pak Ros itu saat membuka Rapat Pra Musrenbang Provinsi NTB Tahun 2018, di Hotel
Lombok Raya, Kamis (5/4/2018).
Selama
hampir 10 tahun, Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Dr. TGH. M. Zainul Majdi,
NTB telah mengalami kemajuan yang membanggakan. Tentunya, kemajuan tersebut
dapat dilihat dari capai-capaian pembangunan dan prestasi-prestasi yang diraih,
baik skala nasional maupun Internasional.
Dalam dua periode kepemimpinan tersebut, ekonomi NTB terus mengalami
pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Pada Tahun 2017 ekonomi NTB tumbuh
sebesar 7,10 persen, di atas rata-rata nasional. Sedangkan untuk penurunan
angka kemiskinan dari angka 23,4 persen tahun 2008 dapat diturunkan menjadi
15,05 persen pada tahun 2017. Artinya dalam kurun waktu 9 tahun lebih
tersebut, NTB telah berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan 1 persen/
tahun.
Selain itu, Tingkat gini rasio di NTB juga terus berupaya untuk ditekan, dengan
angka 0,378 persen di bawah nasional sebesar 0,41 persen, namun relatif masih
rendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Dengan
berbagai capaian tersebut, Pak Ros tetap mendorong agar dari kegiatan yang
sangat strategis seperti pra Musrenbang ini, akan melahirkan solusi-solusi yang
lebih konstruktif dari masalah kemiskinan ke depan, dengan ide-ide dan gagasan
program yang lebih efektif untuk upaya penurunan angka kemiskinan di NTB. “Hal
Ini sesuai dengan instruksi Gubernur NTB yang mengatakan, bahwa apapun yang
kita lakukan, tidak ada artinya apabila angka kemiskinan dan tingkat
ketimpangan di NTB tidak bisa kita turunkan,” ungkapnya.
Pak Ros juga
memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pra Musrenbang RKPD tahun 2019, dengan
harapan akan melahirkan program strategis untuk ditindaklanjuti pada Musyawarah
Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2019 pada tanggal 16 April 2018 mendatang.
“Semoga apapun rumusan-rumusan program yang dihasilkan nanti, akan membawa
dampak positif bagi kemajuan NTB dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di
masa-masa yang akan datang”, harapnya.
Hadir dalam kesempatan Pra Musrenbang itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala Organisasi Perangkat Daerah
(OPD) lingkup Provinsi NTB dan pejabat vertikal lingkup Provinsi NTB. (RZ)


0Komentar