Pengungsi di Desa Bayan harus rela kehilangan hewan ternak karena di curi orang tidak bertanggung jawab
Lombok Utara (postkotantb.com)- Memilukan nasib pengungsi korban gempa bumi yang ada di Bayan Kabupaten Lombok Utara. Sudah tertimpa bencana mereka juga kecurian hewan ternak. 

Kondisi rumah yang kosong karena di tinggal mengungsi di manfaatkan oleh pencuri untuk mencuri hewan ternak warga. Aksi pencurian ini di ketahui setelah pada pagi hari warga kembali kerumahnya untuk melihat hewan ternak. Namun malang hewan ternak yang berada di kandang lenyap di curi orang tidak bertanggung jawab. 

Raden Kerta Juana, salah satu warga membenarkan adanya aksi pencurian di dua dusun di Bayan. Warga di dusun Mandala dan Sambiq Elen kehilangan hewan ternak karena di tinggal mengungsi. 

Merekapun pasrah kehilangan hewan ternak nya. Kondisi rumah yang kosong dimanfaatkan oleh pencuri untuk mengambil hewan ternak warga. Wargapun berencana akan melakukan patroli malam agar aksi pencurian ternak tidak terjadi lagi. 

"iya memang benar ada aksi pencurian di dusun Mandala dan Sambiq Elen, hewan ternak mereka di curi saat warga tidak lagi di rumah, mau bagaimana lagi warga tidak bisa berbuat banyak karena aksinya di lakukan pada malam hari saat warga berada di tempat pengungsian," papar Raden kepada awak media. 

Di Bayan sendiri terdapat tiga lokasi pengungsian. Satu lokasi pengungsian di tempati sekitar 98-120 kepala keluarga. Sebagian besar pengungsi memiliki hewan ternak. Warga di daerah ini berharap ada tindakan dari aparat kepolisian yang melakukan patroli di kawasan tersebut pada malam hari.(RZ)