![]() |
| ketua TP PKK Hj. Erica Raih Penghargaan Setya Lencana |
Penghargaan diserahkan oleh
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan Puan Maharani
pada "Temu Prestasi KKBPK" di Gedung Graha Gubernuran Bumi Beringin,
Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (6/7) malam.
PKK NTB di bawah nakhoda Hj.
Erica menjadi pencetus lahirnya program Pendewasaan Usia Perkawinan. Perjuangan
itu diawali dengan mendorong Pemerintah Provinsi NTB untuk menerbitkan
peraturan khusus untuk PUP. Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi kemudian
menerbitkan surat edaran nomor 150/1138/Kum tentang PUP yang merekomendasikan
usia perkawinan untuk laki-laki dan perempuan minimal 21 tahun, yang pada
awalnya hanya 16 tahun untuk perempuan dan 18 tahun untuk laki-laki. Surat
edaran ini diterbitkan untuk mendorong seluruh satuan kerja perangkat daerah
serta bupati/wali kota se-NTB melaksanakan program PUP sesuai dengan tugas dan
tanggung jawab masing-masing.
Kemudian, Hj. Erica terus
memperjuangkan PUP tersebut ke Mahkamah Konsitusi (MK). Menurutnya, PUP ini
merupakan hal penting yang harus diperjuangkan, karena menyangkut generasi
bangsa di masa yang akan datang. Atas kiprahnya tersebut, Direktur Hubungan
Antar Lembaga BKKBN, Drs. Ari Gudadi bersama Ketua Tim Penilai Gelar Kehormatan
Satya Lencana Wira Karya, Letkol Sandi, M.Si., menyampaikan harapannya agar
seluruh inovasi PKK NTB tersebut dapat disosialisasikan ke seluruh daerah di
Indonesia. Bahkan tim penilai itu meminta kesediaan istri Gubernur NTB itu,
bersama BKKBN keliling Indonesia untuk berbagi gagasan dan pengalaman mengenai
ikhtiar Pendewasaan Usia Pernikahan di NTB, yang bukan hanya menjadi akar dari
berbagai masalah sosial di NTB, tetapi juga di seluruh Indonesia.
"Satu pertanyaan kami,
kapan ibu Gubernur bersedia keliling Indonesia untuk berbagi gagasan ini,"
ungkap Ari Gudadi saat Penilaian pada bulan Mei 3018 lalu. Maka, atas seluruh
itkhiar tersebut, Presiden RI, Joko Widodo memberikan penghargaan Satyalencana
Wira Karya kepada Ketua TP PKK NTB tersebut pada acara Temu Prestasi KKBPK itu.
Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional (
Harganas) XXV Tahun 2018 bertema "Hari Kita Semua - Cinta Keluarga, Cinta
Terencana".
Penghargaan Satyalancana Wira
Karya ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden No 45/TK/2018. Bersama Hj.
Erica Zainul Majdi, menerima penghargaan serupa yaitu Pimpinan Muslimat
Nahdlatul Wathan Provinsi NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, MPd.
Penghargaan Satyalancana Wira Karya merupakan penghargaan yang diberikan oleh
presiden RI melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN)
kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program
Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Hj. Erica adalah salah satu
Ketua TP PKK di Indonesia yang dinilai sangat konsen dan berperan menonjol
dalam program KKBPK tersebut. Demikian pula dengan Hj Sitti Rohmi Djalilah.
Kakak kandung Gubernur NTB Dr TGH M Zainul Majdi ini juga dinilai sangat peduli
dan aktif dalam progam pemberdayaan perempuan dan kependudukan melalui
kiprahnya sebagai pimpinan muslimat Nahdlatul Wathan. Usai menerima penghargaan
Hj. Erica mengucap kesyukuran.
Ia menyampaikan terima kasih
kepada semua pihak di NTB yang telah ikut bekerja keras menyukseskan program
Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Ia berharap,
sosialisasi program tersebut dapat terus ditingkatkan dan digalakkan guna
membangun keluarga Indonesia yang bahagia dan sejahtera.(RZ)


0Komentar