Mensos Idrus Marham Minta Masyarakat Hilangkan Mental Senang Menjadi Orang Miskin
Mataram (postkotantb.com)- Tiga menteri hari ini hadir dalam Dialog Nasional 15 Indonesia Maju yang di selenggarakan oleh Kopertis, Sabtu (7/7) di Hotel Lombok Raya. Tiga menteri tersebut adalah Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Eko Putro Sandjojo dan Menteri Pariwisata Arief Yahya. 

Menteri Sosial Idrus Marham dalam pemaparannya mengatakan solusi untuk mengurangi kemiskinan adalah dengan di gencarkannya program revolusi mental. Menurut Idrus selama ini masyarakat Indonesia lebih senang menjadi orang miskin terlebih ketika adanya penyaluran bantuan oleh pemerintah. Data masyarakat miskin penerima bantuan seketika melonjak. 

Fenomena ini dinilai akan membuat masyarakat susah maju. Idrus pun menyatakan mental miskin tersebut harus di hilangkan dan mulai berpikir untuk mencoba meraih kesuksesan. Iapun mencontohkan beberapa figur sukses yang tidak menyerah meraih kesuksesan meskipun dalam kondisi yang serba terbatas. 

Mental senang memposisikan diri sebagai orang miskin tersebut ucap Mensos harus di singkirkan dan memulai usaha untuk meraih kesuksesan. Kementerian Sosial sendiri ujar Idrus tetap menyalurkan bantuan sebagai stimulasi agar masyarakat termovitasi untuk berkembang dan maju. 

"bantuan yang kita salurkan itu sifatnya stimulasi, kita berharap dengan bantuan itu dapat membuat masyarakat lebih semangat dan termotivasi," jelasnya. 

Kemensos sendiri masih memperioritaskan Program Keluarga Harapan (PKH) dimana sebanyak 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (PKM) mendapatkan bantuan dana. Jumlah PKM pada tahun 2018 di perkirakan meningkat menjadi 15 juta jiwa.(RZ)