![]() |
| Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Kemenag NTB Syafrizal mengecek bantuan yang akan di salurkan |
Mataram (postkotantb.com)- Kementerian Agama Republik Indonesia membentuk tim tanggap darurat untuk membantu korban gempa yang berada di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur. Tim tanggap darurat yang di pimpin oleh Kepala Biro Umum Kementerian Agama Syafrizal Msi menyalurkan bantuan tahap kedua berupa kebutuhan pokok, terpal, selimut, alat memasak, kebutuhan bayi dan wanita.
Syafrizal menjelaskan bantuan yang di salurkan pada Minggu (26/8) ini hasil dari pengumpulan sumbangan seluruh ASN Kementerian Agama di seluruh Indonesia yang terkumpul sejumlah 12 Milyar rupiah. Pada penyaluran bantuan tahap pertama di khususkan bagi ASN Kementerian Agama yang menjadi korban gempa di Lombok dengan memberikan bantuan uang tunai sebesar 5 juta rupiah.
Sementara pada tahap kedua ini lanjut Syafrizal selain sembako juga di kirim dua terpal berukuran raksasa yang akan di jadikan tempat beribadah menyusul ambruknya masjid dan mushola di dua wilayah ini. Selain itu Kemenag juga berencana akan membangun madrasah di KLU sebagai pusat pendidikan anak anak yang tidak bisa mengenyam pendidikan akibat runtuhnya sekolah di wilayah tersebut.
Pada tahap tiga nanti ujar Syafrizal akan di sumbangkan anggaran 1 milyar khusus untuk pembangunan masjid. "ini yang paling penting, semua tempat ibadah kan hancur roboh kita akan sumbangkan satu milyar khusus untuk membangun masjid," paparnya.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Nasrudin mengatakan, jumlah ASN Kemenag yang menjadi korban gempa di KLU dan Lotim mencapai ratusan orang. Kemenag akan membuatkan rumah hunian sementara (Huntara) yang terbuat dari fiber. Untuk tahap pertama akan di bangun 10 unit Huntara khusus bagi ASN Kemenag yang menjadi korban gempa.
"khusus untuk pegawai Kemenag yang menjadi korban gempa dan rumahnya roboh kami akan bangunkan rumah hunian sementara dari fiber, untuk tahap pertama ini akan di bangun 10 unit dulu, bila huntara ini layak pakai dan tahan gempa kami akan bangunkan semua huntara bagi pegawai," pungkasnya.(RZ)


Terima kasih Kementerian Agama atas perhatiannya khususnya bagi ASN Kemenag yg terkena musibah gempa Lombok, MAJU TERUS KEMENTERIAN AGAMA
BalasHapus