Tilar Negara bocah penderita tumor ganaa di matanya hanya bisa berbaring di temani sang ibu dan neneknya
Lombok Barat (postkotantb.com) - Kondisi Tilar Negara bocah penderita tumor ganas pembengkakan bola mata asal Dusun Gumesa Selatan Desa Giri Tembesi Kecamatan Gerung, Lombok Barat yang kini di rawat di rumah sakit Patut Patuh Patju, Gerung Lombok Barat, cukup memprihatinkan. Meski mendapat perawatan medis namun Tilar harus segera di mendapat rujukan ke rumah sakit yang mempunyai fasilitas medis yang lebih lengkap. Rencananya Tilar akan di rujuk ke RS Sanglah Bali. Namun proses rujukannya terkendala BPJS yang sampai saat ini belum di terbitkan.

Ketua Pemuda Pancasila Kota Mataram, H. Bambang Muntoyo mendesak Kantor Cabang BPJS Kota Mataram segera menerbitkan kartu BPJS bagi Tilar. Kondisi Tilar yang darurat dan segera membutuhkan penanganan medis lebih serius harus menjadi pertimbangan bagi BPJS untuk segera menerbitkan kartu layanan kesehatan tersebut.

Saat mengunjungi Tilar Negara di RS Tripat, Rabu (6/2) Bambang Muntoyo yang di dampingi Kanit Provost Polsek Gerung Aiptu I Gusti Gede Sudiartha, mengaku prihatin dengan kondisi Tilar. Bambangpun meminta agar Tilar segera di rujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap peralatan medisnya.

"Saya jenguk kemarin kondisi Tilar cukup memprihatinkan, dia butuh penanganan medis yang lebih lanjut, di RS Tripat masih terbatas alat dan dokter spesialis, rencananya Tilar akan di rujuk ke RS Sanglah Bali, tetapi kendalanya saat ini kartU BPJS belum di terbitkan," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Akhsanul Halik menyatakan lambatnya penerbitan kartu BPJS Tilar karena terkendala Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang menjadi dasar pembuatan kartu BPJS. Pihaknya pun kata Akhsanul telah berkordinasi dengan Dukcapil Lobar untuk segera meng Entry NIK Tilar Negara.

"Persoalan pembuatan kartu BPJS itu karena belum terkoneksi NIK Tilar negara, seperti kita ketahui data kependudukan Tilar Negara belum masuk di sistem Dukcapil Lobar, tetapi kami sudah berkordinasi dan secepatnya akan menerbitkan NIK bagi Tilar Negara," paparnya mantan camat Cakranegara tersebut.

Dirut RSUD Tripat drg. Arbain Ishak menjamin penanganan Tilar untuk pemulihan sebelum dirujuk ke rumah sakit Sanglah Denpasar.

"Untuk sementara kita pulihkan dulu kesehatan badannya karena Tilar juga menderita gizi buruk, kita tangani intensif beberapa hari kedepan sambil menunggu BPJS nya keluar," ungkapnya saat ditemui diruangannya.

Ia menjelaskan pengurusan BPJSmerupakan urusan Pemda bukan wewenang Rumah sakit. "Kita hanya menerima pasien saja namun Tilar selama ditangani disini (RSUD Tripat red.) biaya kita tanggung," sambungnya.

Untuk meringankan biaya pengobatan Tilar Negara yang akan di rujuk ke RS Sanglah Bali, grup diskusi Media CenteR NTB Bangkit telah menggalang dana bantuan. Hasil donasi ini nantinya akan di serahkan langsung ke keluarga Tilar. Ketua PP Kota Mataram sekaligus bendahara grup diskusi MCNB H. Bambang Muntoyo menyatakan pengumpulan donasi tersebut murni untuk meringankan beban keluarga Tilar.

"Kami di grup diskusi telah menggalang dana bantuan, insyaAllah akan kami serahkan langsung pada H-1 sebelum Tilar di rujuk ke RS Sanglah Bali," pungkasnya.(RZ)