Tuesday, July 23, 2019

Laporan Kinerja OPD Kedepan Tidak Lagi Manual, Pemprov NTB Siapkan e-Office Simaya

Plt Kadiskominfotik Gede Aryadi memaparkan program aplikasi e-office simaya yang bakal di launching pada tanggal 17 Agustus tahun ini
Mataram (postkotantb.com)- Tata kelola administrasi Pemeritahan di seluruh OPD  di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB akan menggunakan  sistem elektronik "e-office Simaya.

Aplikasi itu akan diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2019 bersamaan dengan penerapan aplikasi e-kinerja yang berbasis balance scorecard, ungkap Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Gde Putu Aryadi, S.Sos.MH. pada acara workshop dan bimbingan teknis penggunaan Aplikasi e-office Simaya kepada para Kepala Tata Usaha dan Sekretaris Perangkat Daerah, di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, senin (22/7).

Tujuannya adalah untuk efisiensi, sekaligus keterbukaan dan memperlancar layanan publik, tegasnya.

Kedepan kata Aryadi, birokrasi pemerintahan tidak boleh lagi lemot dan boros. Tidak boleh lagi hanya berkutat pada masalah administrasi yang berbelit-belit, hanya menunggu dan pasif. Tetapi dengan aplikasi e-office Simaya, kata Aryadi, maka para pimpinan OPD dapat memantau dan mengendalikan setiap surat atau proses layanan administrasi  yang sedang berlangsung di instansinya. Mulai dari tahapan konsep, kemudian verifikasi oleh pejabat terkait secara berjenjang, hingga kepada alur kemana surat itu didistribusikan. "Itu cukup dilakukan lewat sistem atau android, meski pejabat tersebut sedang bertugas di luar kantor", tutur mantan Irbansus pada Inspektorat Provinsi NTB itu.

Ia juga menegaskan bahwa selain untuk menjamin akuntabilitas dan kecepatan layanan, penggjnaaan aplikasi e-ofice Simaya itu dihajatkannnya sebagai salah satu cara yang efektif untuk mengurangi jumlah dokumen atau penggunaan kertas (paperless) guna mendukung program NTB bebas sampah ( NTB Zero Waste).

Asisten Pembangunan dan perekonomian Setda NTB Ir. Ridwansyah M.T sast membuka acara menegaskan bahwa penggunaan cara-cara lama atau manual,  itu sudah harus kita tinggalkan.  Salah satu contohnya, kata Dae Iwan sapasn akrabnya adalah dengan aplikasi simaya ini. Sehingga diharapkan ASN nantinya tidak lagi ribet dalam mengurus surat atau tata kelola administrasi.

"Surat yang menumpuk di meja bapak dan ibu nantinya akan dganti dengan sistem elektronik atau yang biasa kita kenal dalam bentuk file", terangnya. 

Banyak faktor yang menguntungkan kenapa kita harus beralih menggunakan sisitem elektronik, imbuh Dae Iwan. Yakni efisiensi dalam bentuk kertas dan anggaran. Bahkan bukan mustahil, dimasa yang akan datang jumlah pegawai yang mengurus administrasi juga dapat dikurangi. Dan mereka bisa ditempatkan pada unit-unit layanan publik yang  lebih produktif, ujarnya.

Dae Iwan juga menjelaskan bahwa e-kinerja adalah aplikasi yang berbasis balance scorecard yang akan memudahkan pimpinan daerah dalam memantau kinerja-kinerja setiap OPD provinsi NTB. Tentu saja Simaya terorganisir dalam e-kinerja ini dan memudahkan pimpinan daerah, tegasnya

Untuk itu, ia mengapresiasi work shop sebagai sebuah semangat kerja bersama dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja. Selanjutnya, aplikasi-aplikasi seperti ini sangat membantu para pimpinan untuk dapat melihat secara real tim. Maka ketika progressnya tidak tercapai, tentu pimpinan akan mendorong OPD terkait, pungkasnya.(RZ)

No comments:

Post a Comment