-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    FPPPI Duga Benih Bawang Sembalun dikirim Ke Sumut Dioplos

    , Thursday, December 05, 2019 WIB Last Updated 2019-12-05T09:20:04Z

    Jakarta (postkotantb.com)- Koordinator Forum Pemuda Peduli Petani Indonesia (FPPPI) M. Fadly  mengindikasikan adanya temuan sejumlah 30 Ton (Kurang Lebih) benih bawang putih yang diduga busuk (rusak) pada Pengadaan bawang putih tahun 2019 di Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 170 Ton (Kurang lebih) pada Tahun ini 2019.

    Diduga pensuplai benih bawang putih ini adalah penangkar lokal dari Sembalun Lombok NTB. Penangkar lokal ini diduga pemain bawang putih tahun 2017 lalu yakni salah satu perusahaan swasta Nasional berinisial (PT. Pi)

    Diduga pelakunya adalah Pensiunan Pertanian (UPT) Kecamatan Sembalun, sedangkan pemilik Sertifikat Label adalah salah satu UD yang ada disembalun dengan inisial (UD. AG).

    Dari informasi yang dihimpun pihak FPPPI, bahwa bawang tersebut diduga di OPLOS bekerjasama dengan pengusaha luar daerah, dimana mereka ini adalah bagian dari sindikat "mafia" diduga perusak program pemerintah tentang swasembada bawang putih.

    "Kami juga mencurigai adanya "Persekongkolan Jahat" antara BPSB NTB dengan para Pengusaha tersebut karna diduga menggunakan label dan sertifikat benih secara resmi," ujar Fadly.

    "Kecurigaan kami benih bawang putih yang dikirim ke Provinsi Sumatera Utara yang rusak itu adalah sisa bawang putih tahun 2018 di sembalun yang berjumlah 100 ton, yang dimiliki oleh pemilik label saat ini, dan untuk itu, untuk memenuhi kebutuhan pesanan di Provinsi Sumatera Utara, barang tersebut diduga di OPLOS di wilayah sumatera utara," sambungnya.

    Ia menyayangkan perbuatan ini akan merusak citra bawang putih jenis Sangga Sembalun yang terkenal hebat, yang kesohor diseluruh penjuru tanah air.

    "Untuk itu kami meminta BPSB Provinsi NTB untuk mencabut Izin penangkar benih yang dimiliki oknum pemilik label tersebut dan meminta Kementrian Pertanian untuk tidak mendiamkan persoalan ini serta meminta Bareskrim POLRI mengusut tuntas pengadaan bawang putih di sumatera utara tahun 2019," pungkas Fadly. (Eka)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini