Danrem 162/WB Gelar Rapat Bahas Percepatan Rehab Rekon KLU

, Kamis, Januari 16, 2020 WIB Last Updated 2020-01-16T06:42:27Z

Lombok Utara (postkotantb.com)- Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. Sh. M.Han., menghadiri rapat internal percepatan pembangunan rehab rekon SK 22 dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lombok Utara, di di Posko terpadu rehab rekon Kabupaten Lombok Utara, Rabu (15/1).

Hadir dalam rapat internal tersebut Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijhon Kroll, Ketua DPRD KLU Nasrudin, S.Hi., Ketua Pansus rumah tahan gempa Tusen Lashima, Kalak BPBD KLU Muhadi, SH., Pasiter Korem dan Kodim Lobar, Kasat Binmas Polres KLU AKP Gusti Lanang Wijaya, para Danramil se KLU, Korwil, Korcam fasilitator RTG, perwakilan Kancab BRI Tanjung) dan perwakilan Aplikator.

Danrem 162 WB dalam rapat tersebut meminta agar pelaksanaan rehab rekon dipercepat, mengingat waktu yang diberikan terbatas hingga dua bulan kedepan, maka harus ada metode untuk menyalurkan dana dari Pemerintah Pusat kepada masyarakat sehingga proses rehab rekon bisa berjalan sesuai harapan.

Selain itu, Ia menyampaikan pesan dari Kepala BNPB RI, bahwa rehab rekon seharusnya sudah selesai pada 21 Desember 2019 baik rumah rusak ringan dan sedang, sedangkan untuk keseluruhan di targetkan harus selesai pada 31 Maret 2020.

Terhadap pihak perbankan, Danrem meminta agar memberikan pelayanan kepada penerima anggaran RTG sesuai SK sampai tanggal 31 Maret 2020 sesuai ketentuan prosedur yang ada. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD KLU menegaskan, kepada Kalak BPBD KLU untuk segera diselesaikan pembangunan baik fisik maupun administrasi dari SK yang sudah turun hingga tanggal 31 Maret 2020. 

Sementara itu Ketua Pansus RTG menyampaikan, untuk mempercepat pembangunan RTG sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, maka dari Pansus akan lebih menyederhanakan pada administrasi, dan akan mengumpulkan para Aplikator guna menyelesaikan tanggung jawab pembangunan.

Pada kesempatan itu, perwakilan aplikator juga meminta agar tidak memponis semua aplikator itu tidak bagus dan banyak di salahkan. Menurutnya, aplikator yang baik juga dapat membantu mempercepat pembangunan karena kami tulus membantu masyarakat. 

“Kita bisa memilah aplikator yang baik dan mana yang nakal sehingga tidak memponis semua aplikator berbuat tidak baik,” tutupnya.

Sebelumnya, Danrem 162/WB didampingi Dandim 1606/Lobar dan rombongan melaksanakan peninjauan pembangunan RTG di Dusun Mangala Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Lombok Utara. (Eka)
Komentar

Tampilkan

Terkini