-->

Kejari Sumbawa Kembali Periksa Sejumlah Pihak, Terkait Dugaan Penyimpangan Dana di Dinas P2KBP3A

, Saturday, February 15, 2020 WIB Last Updated 2020-02-15T11:25:54Z
Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Reza Safetsila Yusa membenarkan dua orang penyuluh KB di mintai keterangan terkait dugaan penyelewengan anggaran di Dinas P2KBP3A
Sumbawa (postkotantb.com)- Sepuluh orang pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sumbawa telah dilakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan klarifikasi oleh tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Sumbawa terkait dugaan penyelewengan dana dinas sebesar 3 Milyar di instansi terkait.

Dengan adanya indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan sejumlah program dan kegiatan operasional pada Dinas P2PKBP3A Kabupaten Sumbawa Tahun 2017-2018 lalu dengan nilai total anggaran mencapai sekitar Rp 3 Miliar itu, ternyata terus berlanjut hingga pekan mendatang, menyusul pengambilan keterangan klarifikasi terhadap dua orang petugas penyuluh Keluarga Berencana (PKB) tingkat kecamatan Jum’at (14/2).

Pantauan awak media di kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa terlihat dua orang petugas PKB Ahmad Nurhalim dan Dody Hidayat JM  datang memenuhi panggilan Jaksa  dan langsung dilakukan pemeriksaan (Klarifikasi) di dua ruangan tertutup berbeda yakni ruang pidana umum dan ruang pidana khusus. Pemeriksaan berlangsung selama tiga jam. Pertanyaan penyidik mengarah pada aliran dana program pada Dinas P2KBP3A yang telah di laksanakan di masing masing kecamatan. 

Salah seorang petugas PKB usai keluar dari ruang pemeriksaan, ketika dicegat sejumlah awak media untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut tidak mau berkomentar banyak ia pun mempersilahkan bertanya ke penyidik.

Sementara Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sumbawa Reza Safetsila Yusa, SH membenarkan kalau hari ini giliran dua orang petugas penyuluh KB diperiksa dan diambil keterangan klarifikasinya terkait dengan bidang tugasnya masing-masing.  

"Menyangkut soal materi pemeriksaan mohon maaf nanti saja sebab ini masih sebatas klarifikasi dan dalam waktu  dekat ini sejumlah pihak terkait termasuk di dalamnya sejumlah pejabat dan mantan pejabat akan segera akan dilayangkan panggilan bagi pemeriksaannya dalam pekan ini juga," ujarnya(SHK)
Komentar

Tampilkan

Terkini