Lombok Utara, (postkotantb.com) -- Di tengah arus modernisasi yang sering kali mengikis nilai-nilai kesantunan, muncul sosok muda dari pelosok Lokok Rangan yang membuktikan, bahwa prestasi duniawi dan bakti kepada orang tua dapat berjalan beriringan. Ia adalah Nasya Salsabila Syarif, putri sulung dari pasangan Bapak Syarifudin dan Ibu Nani Triana Cahyani, yang kini bersinar sebagai atlet taekwondo berprestasi di Nusa Tenggara Barat.

Nama Nasya mulai dikenal luas saat ia secara konsisten menyumbangkan medali dalam berbagai ajang bela diri. Puncaknya, pada kejuaraan Open Turnamen Taekwondo Kapolresta Mataram Cup 1 NTB tahun 2023, ia berhasil membawa pulang medali emas. Koleksi prestasinya pun tak main-main, merentang dari tingkat kabupaten hingga kancah nasional, menjadikannya salah satu aset atlet muda potensial milik Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Saat diminta komentarnya terkait deretan medali tersebut, Nasya menanggapi dengan sangat bersahaja.


"Setiap kali saya berdiri di podium, yang pertama kali terlintas adalah wajah Bapak dan Ibu. Prestasi ini bukan karena hebatnya saya, tapi karena doa dan restu mereka yang tidak pernah putus," ungkapnya tulus.

Ketangguhan Nasya di atas matras juga diakui oleh rekan seperjuangannya, Faradila Sauban. Atlet asal Lokok Sutrang yang juga meraih medali emas pada ajang Kapolresta Mataram Cup 2023 ini mengenang Nasya sebagai rekan setim yang luar biasa.

"Nasya adalah sosok yang sangat asyik diajak kerja sama. Meskipun dia putri dari mantan Wakil Bupati (Bapak Syarifudin), di tempat latihan dia tidak pernah menjaga jarak. Dia sangat rendah hati dan selalu memberi semangat kepada kami semua," kenang Faradila.

Di balik tendangan-tendangannya yang mematikan di arena, Nasya tetaplah seorang putri yang lembut di rumah. Sosoknya dikenal sebagai anak yang sangat penurut kepada kedua orang tuanya.

Bapak Syarifudin, yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Lombok Utara periode 2015-2020, bersama sang istri, Ibu Nani Triana Cahyani, mengaku sangat bersyukur atas tumbuh kembang sang putri.

"Kami bangga, tapi yang paling membuat kami bersyukur bukan hanya soal medalinya, melainkan bagaimana olahraga ini membentuk karakter Nasya menjadi pribadi yang disiplin dan tetap rendah hati," ujar Bapak Syarifudin.

Ibu Nani pun menambahkan betapa disiplinnya Nasya membagi waktu. "Dia bangun sangat pagi untuk latihan fisik sebelum sekolah. Di rumah, dia tetap putri kami yang penurut. Kami hanya bisa memberikan dukungan dan doa terbaik agar ia terus konsisten di jalan yang positif ini," asanya.

Kisah Nasya Salsabila ini, memberikan pesan kuat bagi generasi muda di Kabupaten Lombok Utara (KLU), bahwa prestasi setinggi langit harus tetap dibarengi dengan bakti kepada orang tua. Nasya mengajarkan bahwa kekuatan sejati seorang atlet bela diri tidak hanya terletak pada kuatnya tendangan atau tangkisan, tetapi pada besarnya rasa hormat dan ketaatan kepada mereka yang telah membesarkannya.

Kini, dari Lokok Rangan, nama Nasya Salsabila Syarif terus bersinar, membawa harapan bahwa masa depan olahraga dan karakter pemuda di tanah Dayan Gunung akan tetap cemerlang.

Di sepanjang karirnya di bidang olahraga seni bela diri Taekwondo, Nasya telah mengumpulkan berbagai penghargaan yang membuktikan ketangguhannya di kategori Kyorugi (tanding) maupun disiplin lainnya. Berikut adalah beberapa pencapaian puncaknya:

1.Pada tahun 2023, Kejuaraan Taekwondo antar Pelajar Se-NTB, memperoleh Medali Emas    

2.Pada tahun 2024, mengikuti Open Tournament Taekwondo Bupati Cup KLU, memperoleh    Medali Emas

3.Pada tahun 2024, mengikuti    Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo    , memperoleh Medali Perak

4.Pada tahun 2025, mengikuti    Kejuaraan Provinsi (Kejurpriv) NTB, memperoleh    Medali Emas

5.Pada tahun 2025, mengikuti kejuaraan    Indonesia Open Taekwondo Championship    , memperoleh Medali Perunggu

6.Kejuaraan Bintang Mataram Cup 1, Juara 1 Poomsae Individual Junior Putri

7.Kejuaraan Bintang Mataram Cup 1, Juara 2 Kyorugi Junior U53 Putri

8.Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo NTB, Januari 2025, Juara 1 Grup Putri Poomsae Prestasi Cadet

9.Open turnamen Kapolresta Mataram Cup 1 NTB, Juara 1 Poomsae Cadet Putri

10.Piala Danrem Cup 1 NTB, Juara 3 Kyorugi Prestasi Putri U51

11.Cahaya Fitnes Taekwondo Championship, Juara 1 Poomsae Cadet Putri

12.Cahaya Fitnes Taekwondo Championship, Juara 1 Kyorugi Cadet Putri U51

13.Kejurprov Taekwondo NTB, Juara 2 Poomsae Beregu Putri Prestasi Junior

14.International Inter Students Championship, Juara 2 Poomsae Junior Prestasi Putri

Selain perolehan medali, Nasya Salsabila juga sering mendapatkan penghargaan khusus berkat teknik bertandingnya yang bersih dan sportif :

1.Atlet Terbaik (Best Player) : Diraih pada ajang Kejuaraan Pelajar Provinsi karena teknik tendangan Dolyo Chagi yang akurat.

2.Disiplin Tinggi : Diakui oleh para pelatih sebagai atlet yang paling konsisten dalam sesi latihan fisik dan mental.


Keberhasilan Nasya meraih Medali Emas pada PORPROV NTB 2025 dan kemampuannya menembus kancah nasional dengan meraih Perak di Kejurnas, menjadi bukti nyata bahwa bakat dari pelosok daerah seperti Lokok Rangan mampu bersaing di level tertinggi. Prestasi ini tidak diraih dengan instan, melainkan melalui tetesan keringat latihan subuh sebelum ia memulai aktivitas sekolahnya, sebuah kedisiplinan yang selalu didukung penuh oleh Bapak Syarifudin dan Ibu Nani Triana. (@ng)