Post Kota NTB Direktur Utama Aminuddin

Puluhan Pelajar Terjaring Razia, Ditemukan Konten Film Porno di HP

, Tuesday, February 11, 2020 WIB Last Updated 2020-02-11T04:40:40Z
Puluhan pelajar terjaring razian ketertiban umum yang di gelar Sat Pol PP Provinsi NTB
Mataram (postkotantb.com)- Puluhan siswa dari berbagai sekolah di Kota Mataram terjaring operasi deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban umum yang di gelar Sat Pol PP Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (11/2).

Puluhan pelajar ini terjaring di dua tempat yakni di Udayana persisnya di belakang kantor BPK Mataram dan gang kecil di sebelah Epicentrum. Kasi Operasi dan Pengendalian Sat Pol PP Provinsi NTB I Made Adi Kertawijaya mengatakan, razia ini di gelar karena adanya laporan masyarakat yang kerap melihat pelajar nongkrong di saat jam sekolah.

Saat di geledah tas dan handphone para pelajar tersebut di temukan rokok serta konten video porno serta rekaman percakapan dewasa berbau pornografi.

"Jadi saat kami geledah tas nya di temukan rokok dan korek api serta yang lebih miris di handphone mereka penuh dengan konten film dewasa, ada juga rekaman video call mereka dengan pacarnya yang mempertunjukan alat vital nya," papar Made.

Pihaknya ujar Made Adi melakukan pendataan serta membuat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatan bolos sekolah dan nongkrong di saat jam sekolah.

"Kami lakukan pendataan dan kami juga buatkan surat pernyataan agar tidak di ulangi lagi," jelas Made Adi.

Setelah di data dan menandatangani pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang sama, puluhan pelajar ini di kembalikan ke sekolah masing masing untuk di lakukan pembinaan. Dari puluhan pelajar yang terjaring razia ini, terdapat juga pelajar siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sat Pol PP Provinsi NTB rutin menggelar razia ketertiban umum termasuk merazia siswa sekolah yang bolos sekolah. Beberapa tempat di Kota Mataram dan Lombok Barat yang di sinyalir kerap di gunakan sebagai tongkrongan juga akan disisir untuk mencegah adanya siswa bolos di saat jam sekolah serta mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini