-->

HIPPI NTB Gelar Diskusi Wirausaha, Bahas Peran Pengusaha Lokal Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

, Monday, March 02, 2020 WIB Last Updated 2020-03-02T06:03:13Z

Mataram (postkotantb.com)- Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) NTB bertekad mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dengan pengusaha pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai lokomotif pergerakan.

HIPPI NTB menargetkan lebih dari 5.000 anggota, para pengusaha lokal sebagai anggota, untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat menuju NTB Gemilang. Hal ini terungkap dalam diskusi wirausaha HIPPI NTB, Senin (2/3) di Sayung Mataram.

Pertemuan mengangkat tema “Menemukan Kembali Jalannya Idiologi, Politik dan Organisasi Menuju NTB Gemilang”, dihadiri sekitar 100 pengusaha lokal anggota HIPPI NTB.

Dewan Pembina HIPPI NTB, I Gusti Putu Ekadana menekankan, HIPPI harus menjadi lokomotif pembaruan dalam pengelolaan ekonomi kerakyatan ke depan.

“HIPPI harus berjuang menuju perekonomian mandiri bangsa. HIPPI NTB menargetkan 5.300 anggota di NTB ini sebagai penggerak ekonomi rakyat, penggerak ekonomi pribumi di daerah ini,” tegas Ekadana.

Perjuangan HIPPIsecara garis besar adalah mendorong pelibatan partisipatif para pengusaha, pelaku UMKM lokal di daerah dalam setiap program pembangunan sektor ekonomi secara umum di daerah ini.

Menurut Ekadana, sejauh ini sejak zaman kolonial kekayaan alam Indonesia sudah dikeruk oleh pihak asing dengan tameng investasi. Akibatnya, sangat sedikit porsi kue kemerdekaan yang bisa dinikmati oleh pengusaha lokal, pribumi.

“HIPPI pada zaman orde baru hanyalah sebagai kamuflase untuk kepentingan-kepentingan penguasa saat itu. Saat ini kita berharap agar HIPPI di era Jokowi ini dapat berdikari tanpa ada unsur kepentingan penguasa,” katanya.

Ekadana menegaskan, HIPPI harus menjadi motivator bagi pelaku usaha pribumi, untuk dapat lebih meningkatkan kapasitas mereka untuk kemajuan ekonomi bangsa dan negara.

Satu kata yang harus dilakukan bersama adalah bersatu dan berjuang bersama melalui HIPPI.

“Kegelisahan kita harus ditukar dengan pergerakan (HIPPI). Jika tidak maka kita adalah pengianat bangsa ini,” tukasnya.

Ketua DPD HIPPI NTB Ir Putu Sudiarsa mengatakan, kegiatan diskusi wirausaha HIPPI NTB digelar sebagai wadah diskusi dan interaksi bagi pengusaha pribumi yang ada di NTB.

Menurutnya, salah satu kunci agar bisa maju dan sukses adalah persatuan. Oleh sebab itu, Ia meminta agar HIPPI di NTB dapat bersatu guna mendorong dan meningkatkan SDM yang ada.

“Kami berharap diskusi ini akan membawa pencerahan bersama terutama bagi anggota HIPPI NTB untuk berkontribusi dalam peningkatan ekonomi daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Kreatif, Sandang dan Kerajinan, pada Dinas Perindustrian NTB, H Muhtadi Hairi mengapresiasi kegiatan diskusi wirausaha yang digelar HIPPI NTB.

Menurut Muhtadi eksistensi HIPPI NTB tentu sangat strategis untuk mendukung program unggulan Pemprov NTB, terutama program industrialisasi yang digalakkan pemerintah ZulRohmi, saat ini.

“Pemerintah Provinsi NTB membuka diri dan mendukung hadirnya pelaku usaha pribumi ini. Pemprov NTB juga telah membuatkan aturan untuk melindungi pelaku usaha pribumi tersebut,” katanya.

Muhtadi berharap, HIPPI NTB bisa jadi pengayom bagi pengusaha lokal dan pelaku UMKM di NTB. Sekaligus menjadi jembatan komunikasi antar pelaku usaha dengan institusi pemerintah daerah. (Eka)
Komentar

Tampilkan

Terkini