-->

Kampung Gubernur NTB, Desa Marente Masuk Dalam Agenda LTM ke 7

, Monday, March 02, 2020 WIB Last Updated 2020-03-02T04:03:43Z
Desa Wisata Marente masuk dalam agenda Lombok Travel Mart ke 7 tahun 2020
Mataram (postkotantb.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASPPI NTB kembali menggelar Lombok Travel Mart ke 7 tahun 2020.

Pada LTM ke 7 ini mengusung tema "Magical Moyo". Tetapi selain menjual eksotisme pulau yang terkenal karena kerap di kunjungi para pesohor dunia tersebut, pada LTM tahun ini juga mempromosikan Desa Marente yang terletak di Kecamatan Alas, Sumbawa Besar. 

Desa yang berjarak Kurang lebih 5 kilometer dari jalan utama Kota Alas yang menghubungkan Pelabuhan Pototano dengan Sumbawa Besar ternyata menyimpan berbagai spot wisata menarik.

Desa Marente merupakan pintu gerbang menuju Air Terjun Agal, air terjun tertinggi di Pulau Sumbawa saat ini. Selain Air Terjun Agal, daya tarik dari desa ini yaitu permainan river tubingnya. Olahraga yang tergolong menantang ini bisa di temukan di Ai Kele (Sungai Kele), Desa Marente, Kecamatan Alas.

Ketua panitia Lombok Travel Mart ke 7 Ade Devi Handayani menjelaskan aktifitas unik lain yang telah menanti peserta Lombok Travel Mart ke-7, yaitu Visit Marente yang menonjolkan momen minum kopi. Desa Marente yang merupakan kampung kelahiran Gubernur NTB ini memiliki banyak potensi pariwisata. Beberapa yang terbaik, desa ini merupakan sentra penghasil kopi bercitarasa mewah. 

Ada pula Air Terjun Agal yang tingginya sampai 300 meter. Jarak tempuh menuju spot air terjun, sekira 1.5 jam perjalanan dari parkiran, sehingga nyaman untuk siapa pun. Desa yang subur dan asri ini cocok untuk adventure, camping ground, wisata alam, juga ekowisata.

"Desa wisata Marente ini di gagas oleh pemuda disana, dan ternyata banyak spot wisata disana, terutama wisata kopi dimana lokasinya sangat eksotis dengan pemandangan alamnya," jelas Devi.

LTM ke 7 akan menghadirkan 150 buyer dan 50 seller dengan target transaksi mencapai 10 Milyar rupiah.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini