Humas KLU Terapkan Standar SOP Covid-19 Saat Gelar Jumpa Pers

Humas KLU Terapkan Standar SOP Covid-19 Saat Gelar Jumpa Pers

, Wednesday, April 01, 2020 WIB Last Updated 2020-04-01T04:17:59Z

Lombok Utara (postkotantb.com)- Sebagai upaya penerapan bagi yang mengadakan pertemuan, Bagian Humas dan Protokol Setda KLU menyelenggarakan jumpa pers sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Pencegahan Penyebaran dan Pengendalian Vovid-19. Kehumasan berupaya menerapkan protokol pencegahan penyebaran dan pengendalian covid-19, ketika menyelenggarakan kegiatan yang mengumpulkan/mendatangkan audiens/khalayak secara terbatas.

Dalam jumpa pers yang digelar di Aula Kantor Bupati tersebut, menghadirkan narasumber Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, Pelaksana Tugas Asisten III sekaligus Koordinator Subsatgas Komunikasi Publik Covid-19 Evi Winarni, SP, M.Si, Kepala Dikes KLU dr. H. Lalu Bahrudin, serta Direktur RSUD KLU dr. H. Syamsul Hidayat, Selasa (30/3).

Bupati Najmul mengapresiasi jumpa pers yang dilakukan oleh Bagian Humas dan Protokol Setda KLU, untuk bisa diterapkan selanjutnya.

"Saya mengapresiasi pertemuan ini, karena ini pertama kali jumpa pers dengan prosedur protokol covid-19. Ini bisa dicontohkan instansi lain, jika mengadakan pertemuan," tutur bupati.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Lalu Bahrudin, dirinya mengatakan sudah berkomunikasi dengan kehumasan, supaya pertemuan ini menggunakan sistem protokol covid-19.

"Sebelum acara ini, sudah berkomunikasi dengan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda KLU. Ini bisa menjadi model pertemuan pada masa siaga darurat covid-19," imbuh mantan Direktur RSUD itu.

Sebelum acara berlangsung, ruangan aula dilakukan sterilisasi dengan cairan desinfektan oleh pihak Dikes KLU. Memasuki ruangan dilakukan pengukuran suhu tubuh terhadap seluruh peserta. Kemudian dilanjutkan dengan membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer dan pembagian masker.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda KLU Mujaddid Muhas menyatakan, posisi duduk peserta diberi jarak 1,5 meter, ditandai dengan pemasangan isolasi atau plester penanda jarak.

"Kita batasi jaraknya antar orang per orang, bersinergi dgn pihak Dikes KLU dan RSUD KLU untuk penyemprotan disinfektan pada ruangan serta terapan hand sanitizer dan masker," jelasnya.

Pada akhir acara, pihaknya berterima kasih atas kritik saran format kegiatan sebelumnya terkait covid-19, dari pewarta dan Dikes dan RSUD KLU.

"Terima kasih kawan-kawan pewarta, pertemuan ini terealisasi sebagaimana lontaran saran dari kawan-kawan pewarta pula, termasuk hasil koordinasi dengan Dikes dan RSUD KLU. Terima kasih," tuturnya.

Pihaknya menyatakan ke depannya, apabila siaga darurat covid-19 dan keadaan masih terus melanda, jumpa pers diadakan dengan sistem jarak jauh melalui aplikasi video conference. (api/Eka)
Komentar

Tampilkan

Terkini