Lalu Saswadi Sorot Pengembangan Koperasi di Lombok Tengah

Lalu Saswadi Sorot Pengembangan Koperasi di Lombok Tengah

, Thursday, April 02, 2020 WIB Last Updated 2020-04-02T06:58:33Z
Drs. H. Lalu Saswadi, MM bersama Para Pimpinan Ponpes Al Ma'rif Manbaul Ulum, melihat kondisi salah satu bangunan kelas

Lombok Tengah (postkotantb.com)- Bakal calon independen, Drs. H. Lalu Saswadi, MM, melakukan Kunjungan sillaturahmi ke Yayasan Pondok Pesantren Al Ma'rif Manba'ul Ulum, di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Acara yang diselenggarakan, Senin (30/03) tersebut, turut dihadiri oleh Pembina Yayasan, Ust. H. Hasan Hamid, beserta para guru,Kepala Madrasah, Sapium Abidin dan HM. Nurbihun, serta para tokoh masyarakat Desa Kabul.

Dalam Sambutannya, Saswadi menyampaikan apresiasinya terhadap sambutan tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah ini. Di kesempatam tersebut, ia sempat bercerita singkat, tentang biografinya di lingkup pemerintahan, hingga terakhir mendapat amanah untuk menempati jabatan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB.

Ikhtiar mencalonkan diri di Pilkada Lombok Tengah diakuinya, semata-semata didasari keperduliannya, membangun ekonomi sosial masyarakat lokal, diantaranya melalui sektor perkoperasian dan usaha kecil. Desa Kabul, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi di sektor pertanian.

Apabila dikelola secara maksimal melalui Koperasi Unit Desa (KUD), ia yakin dapat membantu roda perekonomian lokal di desa tersebut. Selain itu, dengan adanya KUD, .

"Padi yang di tanam masyarakat, memiliki kualitas yang bagus. Kalau dikelola dengan KUD, tentu hasilnya bisa menambah income masyarakat di sini,"jelasnya.

Usaha perkoperasian, dapat dikorelasikan dengan kebutuhan industri rumah tangga. Seperti pembuatan makanan kecil dan jajanan. Dengan adanya koperasi, roda ekonomi lokal desa, akan mengalami perkembangan.

"Jadi para pemuda desa dan ibu rumah tangga, tidak lagi khawatir soal peluang kerja. Karena sudah punya pendapatan. Mereka tinggal mencari inovasi baru untuk dagangan mereka,"imbuhnya.

Khusus di areal ponpes lanjut Saswadi, pihak yayasan dapat membentuk usaha koperasi sekolah. apabila telah terbentuk, koperasi yang dimaksud dapat meringankan kebutuhan yayasan, dalam melakukan pengadaan peralatan sekolah, pengadaan buku, pengadaan seragam dan pengadaan lainnya.

"Harga seragam dan peralatan tulis bisa ditekan. pihak yayasan juga tidak merasa terbebani dari harga barang,"tutupnya.(rin)
Komentar

Tampilkan

Terkini