-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sebaran Kasus Covid-19 di NTB, Kota Mataram Tertinggi Dengan 55 Kasus dan KSB Terendah Hanya 1 Kasus

    , Saturday, April 25, 2020 WIB Last Updated 2020-04-25T12:18:33Z
    Peta sebaran kasus covid-19 di NTB hingga hari Sabtu (25/4)
    Mataram (postkotantb.com)- Kasus Corona Virus Deseas atau Covid-19 di Nusa Tenggara Barat hingga, Sabtu (25/4) dari 81 sampel swab yang di periksa menunjukan hasil 66 sampel negatif dan 15 sampel kasus baru positif Covid-19.

    Kasus baru positif tersebut berasal dari Kota Mataram 6 kasus,  Lombok Barat 7 kasus dan Lombok Tengah 2 kasus.  Dari sebaran kasus covid-19 perkabupaten/kota di NTB, Kota Mataram masih menjadi daerah zona merah dengan kasus covid-19 tertinggi.

    Tercatat sampai hari Sabtu (25/4) kasus covid-19 di Kota Mataram mencapai 55 kasus di susul Kabupaten Lombok Barat 25 kasus dan Kabupaten Dompu melengkapi posisi tiga besar dengan 23 kasus. Ditempat ke empat di huni Lombok Timur 16 Kasus,  Lombok Tengah 11 kasus, Kabupaten Bima 10 kasus, Kabupaten Sumbawa 9 kasus,  Lombok Utara 3 kasus dan Kota Bima 2 kasus. Kabupaten Sumbawa Barat menjadi daerah dengan kasus positif covid-19 terendah yakni hanya satu kasus.


    Sekretaris Daerah Provinsi NTB HL. Gita Aryadi mengatakan selain adanya kasus baru, hari ini, Sabtu (25/4) juga terdapat 1 (satu) orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Satu orang yang telah sembuh tersebut, adalah :

    • Pasien nomor 90, an. Tn. SMP, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Jatisela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

    "Dengan adanya tambahan 15 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 1 (satu) orang tambahan kasus sembuh, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (25/4/2020) sebanyak 180 orang, dengan perincian 21 orang sudah sembuh, 4 (empat) meninggal dunia, serta 155 orang masih positif dan dalam keadaan baik," papar Gita.

    Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

    Pemprov NTB bersama pemerintah kabupaten/kota ujar Gita terus melakukan kordinasi untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di NTB.(RZ)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini