-->

Kades Nyurlembang Jamin Penyaluran BLT Tahap II Transparan dan Akuntabel

, Friday, June 05, 2020 WIB Last Updated 2020-06-09T05:02:42Z
Perangkat Desa Nyurlembang gekar rapat persiapan penyaluran BLT tahap II
Lombok Barat (postkotantb.com)-Sesuai surat yang dilayangkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar), tertanggal 26 Mei 2020, bahwa bantuan untuk warga terdampak Pandemi Covid 19 di tahap ke II (dua), ke segera diluncurkan.

Jenis bantuan tersebut diantaranya, PKH, Sembako Reguler, KKS non program, BST, JPS Gemilang, JPS Covid Kabupaten,  dan BLT DD. Penyaluran pada tahap ke II ini, memiliki perbedaan yakni, kepala desa se-kabupaten Lobar, diminta untuk lebih cermat dan teliti di dalam melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan.

"Surat ini merujuk pada surat Kejaksaan Negeri Mataram, tertanggal 18 Mei 2020, tentang penyaluran bantuan di tahap kedua. Insya Allah, tidak akan ada konflik," ujar Kepala Desa Nyurlembang, H. Warti Asmunadi  dikediamannya, Kamis (04/06).

Menanggapi surat dari pemerintah kabupaten, ia berserta jajaran akan mempersiapkan diri demi kembali memperketat proses verifikasi data penerima calon agar data tersebut valid dan warga yang menerima bantuan, dapat terkecukupi kebutuhannya selama menghadapi pandemi Covid 19.

Ia menjamin bahwa penyaluran bantuan tahap kedua ini, akan disalurkan secara transparan dan akuntabel, sesuai anjuran pemerintah daerah kabupaten. Hal demikian lanjutnya merupakan implementasi pemdes di dalam konteks keterbukaan informasi publik.

Proses Verifikasi penerima bantuan masih menggunakan kriteria lama. Penyaluran bantuan mengutamakan warga yang kehilangan mata pencahariannya akibat imbas dari Pandemi Covid 19.

Sebaliknya,  ia mengaku sempat merasa kelelahan. Sebab lanjutnya, pihak pemdes memilih kerja lembur serta lebih teliti dan cermat menentukan calon penerima bantuan yang Tentu saja telah menguras pikiran dan tenaga.  Upaya  demikian, membuahkan hasil yang maksimal. Kini bantuan di tahap pertama telah dinikmati oleh masing-masing KK.

"Kami tetap terbuka dan akan membuat banner berisi segala jenis bantuan ke masyarakat. jika inspektorat atau BPKP turun,kami senang menyambutnya. Supaya mereka dapat melihat bagaimana lelahnya kami mengurus masyarakat di desa,"tandasnya.(rin)
Komentar

Tampilkan

Terkini