Dinas LH Lotara Distribusi Ribuan Bibit Buah ke Poktan Program Rehabilitasi Lahan dan Ketahanan Pangan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Utara, H.Husnul Ahadi,SKM. Foto Istimewa
Lombok Utara, (postkotantb.com) - Distribusi bibit buah yang ke Kelompok Tani dan beberapa Kantor seperti Puskesmas Tanjung, Puskesmas Kayangan, Kelompok Tani dan Ponpes dan Gabungan Pecinta Alam (GPA) Santong yang merupakan organisasi lokal ini aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan di wilayah Santong, termasuk upaya penghijauan di area irigasi Tersier maupun wisata air terjun dan lain lain.
DLH Kabupaten Kabupaten Lombok Utara mendistribusikan bibit buah jenis Durian, Nangka, Alpukat, Mangga yang sudah okulasi. Sementara bibit lainnya berita, Kemuning, Pete, Beringin dan Ketapang Kencana di tahun 2025 ini. Pendistribusian berbagai jenis bibit ini disesuaikan dengan kebutuhan kelompok penerima untuk program rehabilitasi lahan desa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Utara, H.Husnul Ahadi, SKM, pada Postkota.com, Rabu (31/12/2025) mengatakan, pendistribusian berlangsung selama satu Minggu berjalan sesuai surat yang masuk tahun 2024 lalu.
Ditanya soal kendala pendistribusian, H Husnul Ahadi mengatakan permintaan warga cukup banyak, sementara ketersediaan bibit terbatas dan belum bisa memenuhi permintaan.
Bisa di kalkulasi, kalau di satu kelompok yang jumlah anggotanya rata rata 30 orang masing masing 10 bibit/orang maka jatuhnya 300an, belum termasuk perorangan dan kelompok Mahasiswa KKN yang kadang berkegiatan secara tiba tiba.
Kalau saja yang mengajukan surat permintaan bibit misalkan 15 Kelompok maka harus tersedia kurang lebih 3000an bibit. Seperti kelompok Berkah Maju Koloh Berora/kebutuhannya 635 batang karena jumlah anggotanya lebih dari 30an lebih.
Untuk tahun 2025 DLH - KLU menyediakan ribuan bibit tanaman produktif untuk ditanam di wilayah masing masing. Dan yang paling di cari adalah Bibit Durian, Alpukat dan Nangka.
Secara umum, masyarakat atau kelompok tani dapat memperoleh bibit produktif ini secara gratis dengan syarat membawa KTP. Dan diharapkan kepada kelompok yang belum terpenuhi permintaannya untuk bersabar. Sedangkan bagi yang sudah terima dan menanam diharapkan untuk merawatnya secara seksama agar tidak sia sia. harap H Husnul Ahadi.
Pewarta: Jaharuddin.S.Sos




0 Komentar