-->

Melalui Zumba Bareng, Dispar Lobar Edukasi Penerapan Protokol Covid-19

, Friday, August 28, 2020 WIB Last Updated 2020-08-28T08:11:14Z
Ratusan masyarakat mengikuti kegiatan zumba bareng yang di gelar 
Giri Menang (postkotantb.com)- Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat bersama berbagai pihak, terutama Kepolisian Resort Lombok Barat lebih dari tiga bulan terakhir sangat getol dan terus menerus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan, terutama di tempat-tempat wisata. Hal itu dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para pelaku wisata agar bisa menjalankan usahanya selama pandemic Covid 19 dengan aman dan sehat.

Setelah mengijinkan berbagai usaha pariwisata beroperasi kembali, mereka hingga kini masih terus melakukan sosialisasi, monitoring, dan bahkan supervisi agar penerapan protokol bisa diselenggarakan secara konsisten.

“Upaya tersebut akan terus dilakukan untuk memberikan perlindungan, bukan hanya bagi para pekerja di tempat usaha jasa wisata tersebut, tapi juga bagi para pengunjung, dan masyarakat secara umum,” terang Kepala Dinas Pariwisata H. Saepul Akhkam di sela-sela kegiatan senam “Nge-Zumba Bareng” yang diselenggarakan di Taman Kota Gerung, Jum’at (28/8/2020).

Bahkan menurut Akhkam, kegiatan “Ngezumba Bareng” yang disebutnya dengan “Ngecok Bareng” itu sengaja diselenggarakan untuk sekaligus menjadi simulasi penerapan protokol kesehatan dalam acara-acara yang mengumpulkan massa.

“Ini seiring dengan melonggarnya kebijakan larangan terhadap kerumunan masyarakat sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 beberapa waktu lalu. Kemarin kita uji coba dengan kegiatan funbike oleh Dispora (Dinas Pemuda dan Olah Raga, red), sekarang dengan senam,” tutur mantan Kabag Humas Protokol itu.

Senada dengan Akhkam, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Baehaqi di tempat yang sama menyatakan bahwa di masa transisi New Normal ini, Pemerintah akan terus konsisten untuk sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan.

"Intinya senam ini dilaksanakan dalam rangka penegakan Protokol Covid-19. Kalau dulu bagaimana mencegah orang kumpul, sekarang ini bagaimana mengatur orang berkumpul," kata H. Baehaqi saat membuka acara.

Untuk itu, kata dia, Pemerintah Kabupaten dan Kepolisian Resort Lombok Barat tetap akan melakukan pengawasan dan pendisiplinan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Jadi sekarang kita tunjukkan bahwa dalam tatanan baru (New Normal,red) ini kita boleh berolahraga,  tetapi dengan tetap mengedepankan Protokol Covid. Jadi dalam tatanan baru masyarakat harus tetap produktif, dengan mengedepankan hal tadi (Protokol Covid,red)," lanjutnya menegaskan.

Apa yang dinyatakan oleh Sekretaris Daerah tersebut nampak dipraktikkan dengan konsisten oleh penyelenggara. Paling sedikit seratus orang yang didomiasi ibu-ibu pegawai itu berkumpul dan mengikuti kegiatan senam tersebut. Mereka dipisahkan dengan jarak 2,5 meter melalui tanda putih di tanah atau aspal tempat mereka senam. Sebelum senam, para peserta didata dan diwajibkan untuk mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu. Bahkan, panitia juga membagikan masker secara gratis bagi masyarakat yang tidak atau lupa membawa masker.

Kegiatan “Ngecok Bareng” ini mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Satriyo Wibowo. Di tempat yang sama, Yoyok, panggilan akrab Kapolres muda ini berpendapat agar kegiatan semacam ini harus lebih sering di setiap kesempatan.

"Menurut saya di masa pandemi seperti ini, kegiatan-kegiatan seperti ini memang harus kita galakkan, harus sering kita laksanakan. Apalagi dengan kegiatan berolahraga seperti ini bisa menambah daya tahan tubuh untuk kita bisa melawan virus corana yang saat ini masih ada disekitar kita. Hanya saja harus kita perhatikan protokol Covid-19 yang menjadi kewajiban yang harus diterapkan untuk masyarakat," pesannya.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini