-->

MES Latih Ratusan Marbot dan Pengurus Masjid Untuk Program Mawar Emas

, Thursday, August 13, 2020 WIB Last Updated 2020-08-13T07:15:19Z
Ketua MES NTB Baiq Mulianah memberikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat
Mataram (postkotantb.com)- Untuk menyukseskan program Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) memberikan pelatihan keuangan terhadap ratusan marbot dan pengurus masjid yanh bakal menjadi garda terdepan dalam program Mawar Emas ini.

Ketua MES NTB Baiq Mulianah mengatakan sebelum peluncuran Mawar Emas tersebut, MES sendiri beberapa kali memberikan pelantihan kepada ratusan takmir masjid yang ada di provinsi NTB.

“Alhamdulillah, MES telah melakukan pelatihan kepada ratusan takmir masjid yang ada di provinsi NTB, Pelatihan tersebut  dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa masjid adalah tempat untuk melakukan berbagai kegiatan selain untuk kegiatan ibadah,” ujar ketua MES NTB Dr. Baiq Mulianah saat menghadiri acara Launching Mawar Emas di Keruak, Lombok Timur pada Rabu, 12 Agustus 2020.


Selain memberikan pelatihan kepada Takmir Masjid, MES juga telah bekerjasama dengan Bank NTB Syariah dan PNM untuk menyiapkan modal yang dikelola oleh masyarakat tanpa dikenakan bunga. Misalnya Bank NTB Syariah menyiapkan dana 1 juta per orang. Setiap orang yang meminjam dana harus berkelompok, dimana dalam satu kelompok terdiri dari 20 orang. Berbeda dengan Bank NTB Syariah, PNM menyiapkan Rp 2 juta per orang dengan sistem yang sama.

“Kita bersyukur, ide dari Gubernur NTB untuk memberantas rentenir melalui program Mawar Emas ini bisa kita ikhtiarkan bersama dengan lembaga keuangan yang ada di provinsi NTB,” tambah rektor Universistas Nahdlatul Ulama tersebut.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah secara resmi melaunching program Melawan Rentenir Berbasis Masjid atau Mawar Emas. di Masjid Nurul Ikhsan Keruak, Lombok Timur.

Program Mawar Emas yang terbentuk melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi NTB. Program ini melibatkan beberapa instansi dan lembaga keuangan seperti OJK, BI, Bank NTB Syariah, PNM dan Masyarakar Ekonomi Syariah (MES) NTB, dengan tujuan utama yaitu mempermudah akses keuangan berbasis masjid serta melawan rentenir di tengah masyarakat.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini