-->

Anggota Satgas TMMD 109, Motivasi Pengrajin Sarung Parang Khas Sumbawa

, Monday, September 28, 2020 WIB Last Updated 2020-09-28T05:32:26Z
Anggota Satgas TMMD 109 mengunjungi Mastar pengrajin sarung parang khas Sumbawa
Sumbawa (postkotantb.com)- Kegiatan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, selain mengerjakan kegiatan fisik dan non fisik, Satgas TMMD Juga melaksanakan Komunikasi sosial dengan masyarakat pengrajin tradisional Dusun Jotang Atas, Desa Jotang Kecamatan Empang.( Senin, 28/09/2020).

Mastar, pria berusia 67 tahun yang beralamatkan di Dusun Jotang Atas, Desa Jotang Kecamatan Empang mempunyai ketrampilan membuat kerajinan tradisional Sarung dan gagang parang khas Sumbawa, yang biasa  digunakan sehari hari khususnya kegiatan bertani untuk memotong kayu pagar ataupun lainnya .

Pria yang berusia lebih dari setengah abad  ini mengatakan bahwa kegiatan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa sangat membantu dalam meningkatkan kesejahtraan masyarakat sekitar, Pungkasnya.

"Saya sangat senang dan bangga  dengan adanya kegiatan  TMMD 109 di Desa Jotang karena saya bisa lebih dekat dengan bapak- bapak TNI, sekaligus dapat bertukar pikiran, dan mereka juga  memotivasi saya, dalam pekerjaan kerajinan pembuatan sarung dan gagang parang ”, ungkap kakek yang diusianya tak mudah lagi  masih tetap semangat.


Terkait hal tersebut  di lokasi TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa, Sejumlah anggota satgas  memanfaatkan sela waktu untuk bersilaturrahim sembari  belajar menggali pengetahuan  keterampilan dalam pembuatan kerajinan tangan seni membuat  gagang dan sarung parang khas sumbawa.

Seperti yang dilakukan Serma Jose Regulo Freitas, anggota Kodim 1607/Sumbawa, disela-sela waktu istirahat menyempatkan diri bersilaturahmi ke rumah Mastar.

Serma Jose menyatakan, kreatifitas kakek Mastar dalam membuat sarung dan gagang parang khas Sumbawa patut mendapat apresiasi, hasil karya tersebut mempunyai nilai artistik tinggi. menurutnya seni kerajinan tangan tradisional ini patut dilestarikan untuk itu dirinya menyempatkan untuk datang dalam rangka bisa memperoleh pengetahuan dalam membuat sarung dan gagang parang khas Sumbawa, yang nantinya bisa kita tularkan pada generasi muda, Pungkasnya.

“Selain itu juga berdialog serta  memberikan motivasi kepada pak mastar, untuk tetap selalu semangat dalam aktifitas sebagai pengrajin tradisional pembuat  sarung dan gagang parang khas Sumbawa, dengan harapan dapat ditularkan kepada generasi muda sehingga seni keterampilan ini tetap dapat kita lestarikan, harapnya.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini