-->

Kisruh KMD Lampiaskan Amarah, Begini Aksi Heroik Kapolres Dompu

, Thursday, October 08, 2020 WIB Last Updated 2020-10-08T14:22:49Z

Negosiasi: Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat, dengan heroik menengahi kisruh yang terjadi, Kamis (8/10).
 

Dompu, postkotantb.com- Demonstrasi yang dilakukan Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Masyarakat Dompu (KMD), Kamis (8/10) bertempat di depan kantor DPRD Kabupaten Dompu, berlangsung kisruh dan anarkis.


Tindakan tersebut muncul, setelah sebelumnya, orasi dan kecaman pendemo dalam menolak pengesahan RUU tentang Cipta Kerja (Omnibus Law) secara sepihak, diabaikan pihak legislatif di kabupaten itu.


Masa aksi kemudian melakukan tindakan anarkis dengan memporak-porandakan Kantor DPRD. Kepolisian setempat, sempat menghalau tindakan tersebut dan menembakan gas air mata, hingga massa aksi lari berhamburan.


Kepolisian juga menangkap belasan orang yang diklaim sebagai profokator serta menyita sejumlah fasilitas pendemo. Tidak terima, para demonstran kembali berkumpul di perempatan lampu merah kota untuk protes dan menuntut agar rekan-rekannya dilepaskan.


Di tengah kericuhan, tanpa diduga, Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat,SH,S.I.K di dampingi kasat reskrim dan kasat intelkam, dengan ketabahannya mendatangi dan menenangkan pendemo. Padahal, beberapa kali lemparan batu, nyaris melukai Kapolres.


Aksi tersebut kemudian memperoleh apresiasi dan tepuk tangan dari para demonstran serta masyarakat di sekitar lokasi demo.


Tanpa dikawal ajudan, Kapolres kemudian meminta para demonstran agar tenang dan berdialog dengan kepala dingin. Para pendemo yang di dominasi masiswa, melalui humas dan Korlap menerima permintaan Kapolres.


Proses dialog berlangsung, Kapolres pun berani menjaminkan dirinya asalkan, para demonstran berhenti bertindak anarkis dan mau membersihkan puing-puing hasil keributan di sepanjang jalan menuju lokasi demonstrasi.


"Saya akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan pendemo,"ungkap Kapolres kepada wartawan, di sela-sela dialog dengan pendemo.


Para demonstran menerima permintaan tersebut,dengan catatan rekan-rekannya dilepas serta fasilitas demo, dikembalikan oleh aparat.


Setuju terhadap negosiasi itu, Kapolres sigap menginstruksikan anggota agar segera memenuhi permintaan para demonstran. Setelah permintaan para demonstran terpenuhi, Kapolres berupaya meminta agar massa membubarkan diri.


Sampai berita ini tayang, masa akhirnya membubarkan diri dan Kabupaten Dompu kembali kondusif.(rin/Suara Semesta.com)












Komentar

Tampilkan

Terkini