-->

Rumah Tunnel Inovasi DKP NTB Tingkatkan Kualitas Garam Lokal

, Wednesday, October 14, 2020 WIB Last Updated 2020-10-14T09:42:22Z
Petani garam di Lombok Barat sedang memproduksi garam lokal

Mataram (postkotantb.com)- Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB membuat program Rumah Tunnel yang digunakan petani garam untuk meningkatkan kualitas garam lokal. Program ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat dan NTB menjadi pilot project pelaksanaan program Rumah Tunnel Tersebut.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Yusron menjelaskan Rumah Tunnel merupakan sebuah wadah berbentuk terowongan (Tunnel) yang atapnya menggunakan bahan khusus yang menangkap sinar UV yang membantu pemrosesan pembentukan garam. Bahkan disaat kondisi hujanpun masih bisa dilakukan pembuatan garam. 


“Rumah tunnel itu ibaratnya pada lahan garam itu kita tutupi dengan kertas membran istilahnya menggunakn plastik tertentu yang punya kriteria  UV. Disitu prosesnya dinamai dengan tunnel garam,” ujar Yusron, rabu (14/10).


Dikatakan, dengan menggunakan rumah tunnel petani akan lebih cepat memproduksi hasil garam dan kwaliitas baik dan tidak tergantung musim tetap bisa memproduksi. Seperti diketahui produksi garam NTB untuk kualitasnya masih kurang dikarenakan adanya bahan baku yang kadar air. 


“Faktornya adalah bahan  baku airnya sendiri, kadar garamnya kurang. Masyarakat kita melakukan budi daya garam secar turun temurun pada lokasi tertentu. Kualitas air lautnya kurang NHCL nya selain itu cara  cara bertani garamnya belum menggunakan  tehnologi yang memadai,” terangnya. 


Oleh sebab itu dengan adnya oilot project di petani garam yang ada di Jerowaru, Praya Timur dan Sekotong nantinya diharapkan petani garam bisa meningkatkan kwalitas garamnya.


“kualitas dari garam itu bisa ditingkatkan, kalau sudah kualitasnya baik tentu proses Standar Nasional Indonesia (SNI) nya akan bisa berjalan lancar,”


Nantinya untuk proses SNI akan diselesaikan oleh dinas perindustrian melalui badan POM dan setelah itu tentu ada izin edar. 


“Kaitan dengan itu kita mendorong supaya SNI dimiliki tentu persyaratannya tadi kualitasnya memadai,” tandasnya.(RZ) 

Komentar

Tampilkan

Terkini