-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ditnarkoba Polda NTB Bongkar Pabrik Sabu di Lombok Timur

    , Sunday, November 22, 2020 WIB Last Updated 2020-11-22T11:12:26Z
    Jajaran Ditresnarkoba Polda NTB berhasil mengungkap pembuatan sabu dalak skala besar di Lombok Timur

    Mataram (postkotantb.com)- Perkembangan jaringan penjahat narkoba di Provinsi Nusa Tengara Barat (NTB) kian memprihatinkan. Pasalnya, Sabtu, (21/11) sekitar pukul 15.30 Wita, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB melakukan penggerebekan sebuah rumah di Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur, yang digunakan sebagai pabrik pembuatan narkotika jenis sabu.


    Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma PR., S.I.K., M.H. saat konferensi pers, Ahad (22/11) siang, mengungkapkan bahwa kasus itu berhasil dilakukan berkat kerjasama Ditresnarkoba dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Mataram.


    “Ditnarkoba telah membangun komitmen atau kesepahaman dengan Kalapas, untuk bersama-sama menjaga wilayah NTB ini dari peredaran narkoba,” katanya.


    Dikatakan, sesuai laporan Ketua Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB AKP I Made Yogi Purusa Utama, S.E., S.I.K., pihaknya berhasil mengamankan 10 Orang tersangka termasuk pemilik pabrik narkotika.


    “Yang sepuluh pelaku ini merupakan satu kelompok jaringan yang dalam mendapatkan sabu, mereka disuplay atau dapatkan dari orang yang mereka panggil dengan sebutan ‘Ustadz’. Si-Ustadz inilah yang rumahnya dijadikan pabrik sabu rumahan, yang peralatannya difasilitasi oleh yang disebut ‘Jenderal Yusuf’ yang ada di dalam Lapas,” jelasnya.


    Penggerebekan tersebut berawal dari informasi yang dihimpun oleh Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB, kemudian Tim berkoordinasi dengan Lapas kelas II A Mataram guna mempertajam informasi yang didapat sebelumnya dan diyakini bahwa di wilayah Lombok timur tepatnya di kecamatan Selong dan Peringgesele Lombok Timur ada Pabrik Narkotika dan tempat transaksi narkoba.


    Berbekal informasi tersebut kemudian sekitar pukul 12.00 Wita Ketua Tim AKP Made Yogi mengumpulkan anggota di Pos Polisi Cakranegara kemudian langsung bergerak menuju TKP pertama di Lombok Timur yakni di kos-kosan dilingkungan Muhajirin, Desa Pancor, Kecamatan Selong Lombok Timur.



    Disini petugas langsung melakukan penggerebekan pada empat kamar kos dan mengamankan 8 Orang tersangka diantaranya SRA alias HD, RS alias RO, HA alias DG, RP alias RZ, LN alias LM, RAK alias RAM, HD alias HM dan SH alias DY.


    Tim opsnal juga melakukan penggeledahan di kamar tersangka dan berhasiln mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu,Timbangan Digital, alat hisap, handphone, uang tunai dan sejumlah barang bukti lainnya. 


    Setelah berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti narkoba di Selong kemudian Tim langsung bergerak menuju TKP selanjutnya yakni di Kecamatan Pringgasela Lombok Timur. Sekitar pukul 15.30 Wita Tim tiba di TKP di sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai pabrik pembuatan narkotika.


    Disini Tim langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan 2 Orang tersangka yang ada di dalam rumah yakni: . SS alias UT, Laki - laki, Peringesele 31 Desember 1975 Agama Islam, WNI, Alamat Lingkungan Peringesele, Kecamatan Peringesele Lombok Timur. ( Pemilik pabrik pembuat sabu ) dan  RW alias RIS, Laki - laki, Masbagek 31 Desember 1977 Agama Islam, WNI, Alamat Masbagek Utara, Kecamatan Masbagek Lombok Timur. ( Anak buah tersangka SS )


    Disaksikan oleh Kepala Dusun Tim melakukan penggeladahan didalam rumah tersangka dan ditemukan sebuah ruangan yang menyerupai pabrik pembuatan bahan baku narkotika beserta peralatannya yakni:

    - 1 Unit Pemadam api ( Apar )

    - 1 Kotak Alumunium foil

    - 1 Unit Kompor elektrik Oxone

    - 1 Liter MEKIHEITAMIN cair

    - 1 Liter MIXSOFIR cair 

    - 1 Liter DIMETHYL SULFOXIDE cair

    - 1 Liter MURNI cair 

    - 1 Buah Gelas Ukur merek PYREX ukuran 2 Liter 

    - 1 Buah Gelas Ukur 1000 Ml

    - 1 Buah Cawan Kaca

    - 1 Buah Gelas Ukur merek PYREX ukuran 1000 Ml


    Untuk proses hukum lebih lanjut ke 10 Orang tersangka berikut barang buktinya diamankan ke Kantor Ditresnarkoba Polda NTB dan tersangka di jerat dengan:


    - Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 Tahun.


    - Pasal 113 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika dalam hal perbuatan memproduksi, mengimpor, mengekspor, atau menyalurkan Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun


    - Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.(RZ) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini