-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    NTB Bakal Memiliki Pabrik Pengolahan Limbah Sisa Pembakaran Batu Bara

    , Sunday, November 01, 2020 WIB Last Updated 2020-11-01T07:33:59Z
    Dr. Zulkieflimansyah menghadiri ground breaking peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan limbah di kawasan STIP Banyumulek

    Lombok Barat (postkotantb.com)- Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah meletakan batu pertama (Ground Breaking) pembangunan pabrik pengolahan limbah di kawasan STIP Banyumulek, Minggu (1/11).


    Pembangunan pabrik limbah ini merupakan kerjasama antara perusahaan milik daerah BUMD PT Gerbang NTB Emas (GNE) dan PT Cervos Tekhnologi International.


    Direktur Utama PT GNE Samsul Hadi menjelaskan kedepannya pabrik tersebut akan mengolah limbah FABA ( Fly Ash dan Buttom Ash) yakni limbah padat sisa pembakaran batu bara. Faba termasuk kategori limbah B3.


    Adapun output dari pabrik ini berupa barang bernilai ekonomis tinggi seperti beton (precast beton) menjadi paving, kereb, Udict, Subtitusi untuk aspal dan bahan beton lainnya. Bertahap kedepannya juga akan di olah limbah domestik plastik.

     

    Hadi melanjutkan pembangunan pabrik pengolahan limbah ini juga sebagai upaya mendukung program zero waste yang di gaungkan oleh Pemprov NTB. 


    "Sebuah ikhtiar kami PT.GNE dengan PT.Cervos Tekhnologi International untuk ikut membangun bisnis pengolahan limbah Faba serta pengembangan bisnis waste managment untuk menjadi bagian ikhtiar besar kita mewujudkan "NTB ZERO WASTE". 


    "Sampah didaerah kita makin hari makin banyak dan menjadi persoalan serius yang harus segera ada solusinya.


    "Menggandeng perusahaan yang ahli dibidang limbah salah satu opsi yang harus kita ambil sambil perlahan kita memahami secara utuh sehingga mudah kita kembangkan di masing masing kabupaten kita," ujarnya. 



    Sementara Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah menyambut positif pembangunan pabrik pengolahan limbah tersebut. Bahkan ia menyebut pembangunan pabrik akan rampung dalam lima bulan kedepan.


    Menurut Dr. Zul pembangunan pabrik pengolahan limbah ini menjadi sinyal postif bagi daerah atas kepercayaan investor. Iapun meminta masyarakat memperaiapkan diri sehingga ikut ambil bagian dalam pembangunan di NTB. 



    "Ikhtiar terus kita lakukan dengan menghadirkan Investasi di tengah pandemi, hal ini tidak mudah namun alhamdulillah dengan berbagai kemudahan yang  kita tawarkan, Investor mulai merealisasikan investasinya di tempat kita.


    "Kita butuh investasi karena kita butuh untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat kita dan Insya Allah investasi-investasi lainnya segera akan bergulir di provinsi NTB yang kita cintai ini" ucap Dr.Zul mantap.


    Kedepannya ujar Dr. Zul akan di bangun juga sejumlah pabri di NTB. Dengan kemudahan terhadap investor, iklim investasi di NTB di harapkan dapat berkembang dengan baik dan mendongkrak perekonomian daaerah.


    "Setelah ini kita akan segera memulai Pabrik Pakan Ternak untuk membantu Pertanian, Peternakan dan Perikanan kita", harapnya optimis.(RZ) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini